Vonis Mulyatsyah terkait Kasus Chromebook, Dekan Unhas: Bukti Pemidanaan Sudah Benar
Senin, 04 Mei 2026 - 08:54 WIB
loading...
A
A
A
Adapun yang salah adalah kebijakannya yaitu kebijakan pengadaan laptop chromebook, maka kemungkinan Nadiem juga masuk. Kecuali kalau kesalahannya di level teknis, bisa saja Nadiem tidak akan disalahkan. “Karena kan level pelaksanaannya ada kebijakan berjenjang,” ucapnya.
Dia berharap aparat hakim bersikap tegas dalam penanganan perkara korupsi pendidikan. “Pendidikan ini masalah masa depan bangsa. Kedua, salah satu sektor APBN terserap besar itu pendidikan,” kata Hamzah.
Kasus korupsi anggaran pendidikan ini menjadi tanda bahwa ada ketidakpedulian pejabat dengan masa depan bangsa. “Uang pendidikan saja dikorupsi. Sementara masih banyak anak Indonesia yang tidak bisa mengakses pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Karena itulah, dia sangat mendukung aparat penegak hukum harus bersikap tegas dan keras dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook. “Pendidikan ini kebutuhan dasar masyarakat, yang menjadi tanggung jawab negara,” katanya.
Dia berharap aparat hakim bersikap tegas dalam penanganan perkara korupsi pendidikan. “Pendidikan ini masalah masa depan bangsa. Kedua, salah satu sektor APBN terserap besar itu pendidikan,” kata Hamzah.
Kasus korupsi anggaran pendidikan ini menjadi tanda bahwa ada ketidakpedulian pejabat dengan masa depan bangsa. “Uang pendidikan saja dikorupsi. Sementara masih banyak anak Indonesia yang tidak bisa mengakses pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Karena itulah, dia sangat mendukung aparat penegak hukum harus bersikap tegas dan keras dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook. “Pendidikan ini kebutuhan dasar masyarakat, yang menjadi tanggung jawab negara,” katanya.
(jon)
Lihat Juga :