Begini Hasil Penelusuran Imigrasi soal 3 Juta Data di Sistem eVisa Bocor

Minggu, 26 April 2026 - 19:14 WIB
loading...
Begini Hasil Penelusuran...
Ditjen Imigrasi menelusuri kebocoran sistem eVisa Indonesia yang menyebabkan bocornya 3 juta data Imigrasi Indonesia. Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko memastikan informasi sistem eVisa diretas adalah hoaks. Foto: Ilustrasi/Dok Sindonews
A A A
JAKARTA - Ditjen Imigrasi menelusuri kebocoran sistem eVisa Indonesia yang menyebabkan bocornya 3 juta data Imigrasi Indonesia. Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko memastikan informasi mengenai sistem eVisa diretas adalah hoaks.

Hal ini menjawab informasi yang dibagikan akun X @DailyDarkWeb. Dalam cuitannya, akun itu menyebutkan bahwa seorang peretas telah membobol eVisa sistem (evisa.imigrasi.go.id) dan mengekspos 3 juta data. Adapun data yang ditawarkan berupa nomor paspor, identitas visa, nama lengkap, hingga status visa.

Baca juga: Ditjen Imigrasi Sebut Sudah Minta Backup Data PDN April, tapi Tak Direspons Kominfo

"Tidak benar data Imigrasi telah mengalami kebocoran dibuktikan pada unggahan yang beredar disebutkan bahwa klaim tersebut masih belum terverifikasi dan kredibilitas pengunggah tergolong rendah dikarenakan menggunakan akun baru," ujar Hendarsam, Minggu (26/4/2026).

Dari investigasi awal, dia meyakini adanya perbedaan field database sebagaimana yang telah beredar. Imigrasi memiliki tampilan field database yang berbeda.

Dia juga memastikan tidak ada akses langsung ke database imigrasi. Hendarsam menduga apa yang diklaim dibobol berasal dari login pengguna layanan yang disalahgunakan.

"Kami pastikan bahwa tidak ada akses langsung ke database imigrasi dan data tersebut diduga berasal dari login pengguna layanan yang disalahgunakan," ucapnya.

"Imigrasi terus berkomitmen mengoptimalkan kenyamanan dan keamanan seluruh layanan keimigrasian," tambahnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Cara Efisien Pengurusan...
Cara Efisien Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis Perusahaan
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Rekomendasi
Arie Untung Dorong Sepatu...
Arie Untung Dorong Sepatu Lokal Naik Kelas, Hadir di Mal Bekasi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved