LPOI Kirim Surat ke Pemimpin Iran, Minta Kapal Tangker Indonesia Diizinkan Melintasi Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 - 10:23 WIB
loading...
LPOI Kirim Surat ke...
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mengirim surat kepada pemimpin Iran meminta agar kapal tangker Indonesia dapat diizinkan melintas di Selat Hormuz. Foto/Ilustrasi/X
A A A
JAKARTA - Sejumlah Ormas Islam Indonesia yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mengirim surat terbuka kepada jajaran pemimpin Republik Iran dan masyarakatnya. Dalam surat tersebut, LPOI meminta agar kapal tangker Indonesia dapat diizinkan melintas di Selat Hormuz.

Ketua Umum LPOI, Said Aqil Siroj, awalnya menyampaikan dukungan terhadap kebijakan Iran dalam penguasaan Selat Hormuz. Ia menilai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara.

Baca juga: Trump Ancam Blokade Selat Hormuz, Iran Pantau Semua Pergerakan Militer AS

"Kami masyarakat muslim dan organisasi-organisasi Islam Indonesia dan bangsa Indonesia sangat memahami, menghormati dan mendukung kebijakan penguasaan terkait Selat Hormouz, sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kedaulatan Tanah Air, karena hubbul wathon mina/iman," ujar Said Aqil dalam surat terbuka tersebut, dikutip Sabtu (18/4/2026).



Meski demikian, LPOI tetap mengajukan permintaan agar kapal tangker Indonesia dapat melintas. Said Aqil menyebut hal itu sebagai bagian dari ikhtiar menjaga kedaulatan energi nasional.

"Dengan segala kerendahan hati, sebagai salah satu ikhtiar kemaslahan umat Islam Indonesia dan untuk menjaga kedaulatan energi Bangsa Indonesia. Melalui surat ini, mohon kiranya dapat diizinkan kapal tangker bangsa kami untuk dapat melintas dengan pengawalan keamanan, khususnya untuk kapal tangker bangsa kami yang mungkin masih berada di sana," kata Said Aqil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Berita Terkini
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Ditahan di Rutan KPK,...
Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah: Alat Bukti Masih Didalami, Belum Cukup Dilakukan Penahanan
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved