Negosiasi Damai AS-Iran Gagal, Ma'ruf Amin: Kita Harus Siap Hadapi Dampak Apa Pun

Minggu, 12 April 2026 - 23:13 WIB
loading...
Negosiasi Damai AS-Iran...
Mantan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menanggapi gagalnya perundingan damai yang dilakukan antara Amerika Serikat dan Iran. Foto: Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin menanggapi gagalnya perundingan damai yang dilakukan antara Amerika Serikat dan Iran. Ia mengatakan, Indonesia harus siap menghadapi dampak apa pun imbas gagalnya perundingan tersebut.

Dia menilai, gagalnya perundingan antara kedua negara tersebut karena adanya kepentingan dari Amerika Serikat dan Iran. “Kalau tidak ada kepentingan, kepentingannya kebaikan seluruh, pasti tidak akan terjadi kegagalan itu. Tapi kalau terjadi gagal berarti kan ada kepentingan terselubung, tidak sungguh-sungguh untuk mencari solusi, damai,” kata Ma’ruf Amin kepada wartawan di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (12/4/2026).

Ia menegaskan, perang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Iran memberikan dampak yang signifikan bagi seluruh negara, khususnya Indonesia. “Nah sebenarnya kalau mereka melihat bahwa dampak ini yang harus dihilangkan, mau mengurangi kepentingannya, sebenarnya mestinya tidak ada masalah ya. Tapi ketika itu tidak terjadi berarti itu kan memang tidak sungguh-sungguh,” ujar dia.

Baca juga: Mengapa Perundingan 21 Jam AS-Iran Gagal? Ini Jawaban Versi Kedua Kubu



Oleh karena itu, ia menegaskan, Indonesia harus bersiap terkena dampak apapun yang terjadi dari perang kedua negara tersebut. “Iya, Indonesia pasti semua kena dampaknya. Tapi kita mau tidak mau kan harus siap menghadapi dampak apapun yang terjadi,” jelas dia

Diketahui sebelumnya, perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4/2026), gagal mencapai hasil positif karena kedua pihak tidak sepaham dalam dua isu. Padahal AS dan Iran telah sepakat pada isu-isu lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Perang Berkepanjangan...
Perang Berkepanjangan AS Vs Iran, Indonesia Wajib Perkuat Ketahanan Nasional dan Diplomasi Strategis
Presiden Prabowo Diundang...
Presiden Prabowo Diundang ke Teheran oleh Pemerintah Iran
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Rekomendasi
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Mahasiswa Universitas...
Mahasiswa Universitas Paramadina Pelajari Investasi Syariah Bersama MNC Sekuritas
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved