Pakistan Jadi Lokasi Perundingan Iran-Amerika, Pengamat Militer: Islamabad Miliki Diplomasi Unik
Sabtu, 11 April 2026 - 23:46 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: PANAS! Menlu Iran & Wapres AS Tiba di Pakistan, Sinyal Negosiasi Damai Dimulai!
Menurut Nuning, Islamabad dipandang berhasil memfasilitasi komunikasi darurat yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua minggu yang diumumkan oleh AS dan Iran untuk mencegah eskalasi perang lebih luas.
“Pengalaman diplomatic, Pakistan sering kali berhasil menjadi penengah dalam krisis regional, menjadikan ibu kotanya tempat yang aman dan kondusif untuk perundingan sensitive,” ucapnya.
Pertemuan di Islamabad ini, kata Nuning, menggunakan format "Shuttle Diplomacy" di mana delegasi AS dan Iran tidak langsung bertatap muka melainkan berada di ruangan terpisah di mana para pejabat menyampaikan proposal satu sama lain, serupa dengan perundingan yang dimediasi Oman sebelumnya.
“Pemerintah Pakistan menetapkan Islamabad sebagai zona aman (red zone) dengan fasilitas keamanan tingkat tinggi,” katanya.
Yang perlu digarisbawahi dalam perundingan kali ini, Pakistan meminta keterlibatan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance karena dinilai lebih akseptabel dalam perundingan, mengingat sikap awalnya yang menentang operasi militer AS-Israel terhadap Iran.
Vance memimpin delegasi yang mencakup utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, menandai pembicaraan tatap muka tertinggi sejak 1979. Konteks Lokasi Islamabad, Pakistan dipilih sebagai tempat pertemuan netral untuk upaya diplomasi ini.
Menurut Nuning, Islamabad dipandang berhasil memfasilitasi komunikasi darurat yang menghasilkan kesepakatan gencatan senjata sementara selama dua minggu yang diumumkan oleh AS dan Iran untuk mencegah eskalasi perang lebih luas.
“Pengalaman diplomatic, Pakistan sering kali berhasil menjadi penengah dalam krisis regional, menjadikan ibu kotanya tempat yang aman dan kondusif untuk perundingan sensitive,” ucapnya.
Pertemuan di Islamabad ini, kata Nuning, menggunakan format "Shuttle Diplomacy" di mana delegasi AS dan Iran tidak langsung bertatap muka melainkan berada di ruangan terpisah di mana para pejabat menyampaikan proposal satu sama lain, serupa dengan perundingan yang dimediasi Oman sebelumnya.
“Pemerintah Pakistan menetapkan Islamabad sebagai zona aman (red zone) dengan fasilitas keamanan tingkat tinggi,” katanya.
Yang perlu digarisbawahi dalam perundingan kali ini, Pakistan meminta keterlibatan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance karena dinilai lebih akseptabel dalam perundingan, mengingat sikap awalnya yang menentang operasi militer AS-Israel terhadap Iran.
Vance memimpin delegasi yang mencakup utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner, menandai pembicaraan tatap muka tertinggi sejak 1979. Konteks Lokasi Islamabad, Pakistan dipilih sebagai tempat pertemuan netral untuk upaya diplomasi ini.
Lihat Juga :