Sahroni Sangkal Beri Uang Rp300 Juta ke Kabiro Penindakan KPK Gadungan untuk Urus Perkara
Sabtu, 11 April 2026 - 13:33 WIB
loading...
A
A
A
"Dan dia minta nomor telepon saya. Karena minta telepon, saya kasih," tutur Sahroni.
Setelah rapat, kata Sahroni, pegawai KPK gadungan ini menghampirinya dan menanyakan kejelasan soal uang. "Pak, kalau bisa hari ini atau besok," ujar Sahroni menirukan permintaan orang tersebut.
"Bu, nanti ya, saya dalam keadaan lagi enggak baik," jawab Sahroni.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Lapor ke Polisi setelah Diperas Rp300 Juta dan Diancam
Pada sore hari, Sahroni mengaku mengonfirmasi orang tersebut ke pimpinan KPK. Lantas, pimpinan KPK menyebut bahwa hal itu penipuan. "Langsung gua bilang, tangkap nih kalau begini, enggak bener, gitu," ucap Sahroni.
Akhirnya, kata Sahroni, KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya . "Barulah itu ceritanya berproses. Gua minta kerja samanya untuk melakukan tangkap itu si yang gadungan. Tanggal 9 lah akhirnya berproses itu, 9 malam tuh penangkapannya perkiraan hampir jam 12-an lah," jelasnya.
Dalam proses penangkapan, Sahroni pun menginstruksikan stafnya untuk memberikan uang Rp300 juta dalam bentuk US$17.400. Ia sengaja memberikan uang itu melalui utusannya agar bisa memastikan pegawai KPK gadungan ini yang menerima.
Setelah rapat, kata Sahroni, pegawai KPK gadungan ini menghampirinya dan menanyakan kejelasan soal uang. "Pak, kalau bisa hari ini atau besok," ujar Sahroni menirukan permintaan orang tersebut.
"Bu, nanti ya, saya dalam keadaan lagi enggak baik," jawab Sahroni.
Baca Juga: Ahmad Sahroni Lapor ke Polisi setelah Diperas Rp300 Juta dan Diancam
Pada sore hari, Sahroni mengaku mengonfirmasi orang tersebut ke pimpinan KPK. Lantas, pimpinan KPK menyebut bahwa hal itu penipuan. "Langsung gua bilang, tangkap nih kalau begini, enggak bener, gitu," ucap Sahroni.
Akhirnya, kata Sahroni, KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya . "Barulah itu ceritanya berproses. Gua minta kerja samanya untuk melakukan tangkap itu si yang gadungan. Tanggal 9 lah akhirnya berproses itu, 9 malam tuh penangkapannya perkiraan hampir jam 12-an lah," jelasnya.
Dalam proses penangkapan, Sahroni pun menginstruksikan stafnya untuk memberikan uang Rp300 juta dalam bentuk US$17.400. Ia sengaja memberikan uang itu melalui utusannya agar bisa memastikan pegawai KPK gadungan ini yang menerima.
Lihat Juga :