Momen Prabowo Jajal Bus Listrik Terbaru Transjakarta di Pabrik Perakitan Magelang
Kamis, 09 April 2026 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
Lihat video: Dampak Perang Timteng, Ini Strategi Presiden Prabowo untuk Amankan Minyak dan Gas
Anindya juga menekankan perusahaannya fokus pada pengembangan bus dan truk listrik sebagai bagian dari ekosistem kendaraan berbasis energi bersih di Indonesia. Magelang dipilih sebagai lokasi pengembangan karena dinilai strategis dalam mendukung pertumbuhan industri ini.
Anindya menyebut Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) telah mencapai 40% pada tahun lalu dan ditargetkan mendekati 60% pada tahun ini, dengan melibatkan berbagai komponen lokal serta kolaborasi dengan mitra industri.
“Pesan pentingnya adalah untuk teman-teman yang industri komponen, satu lagi saya lupa bicara bahwa tahun lalu kita sudah mencapai TKDN 40%, tahun ini mudah-mudahan mendekati 60%. Dan ini semua dengan komponen-komponen lokal. Ada yang kita buat sendiri, ada yang juga bekerjasama dengan yang lain,” papar Anindya
“Jadi buat teman-teman yang di industri bus sama truk atau kendaraan komersil mudah-mudahan kita bisa sama-sama bangkit memanfaatkan di tengah ya perekonomian sangat-sangat penuh tantangan. Ada perang yang sangat besar kita nggak tahu berapa lama selesainya tapi kita jangan justru lemah atau lengah, justru kita berpikir bagaimana bisa menggunakan ini untuk suatu yang bernilai tambah,” ucapnya.
Anindya juga menekankan perusahaannya fokus pada pengembangan bus dan truk listrik sebagai bagian dari ekosistem kendaraan berbasis energi bersih di Indonesia. Magelang dipilih sebagai lokasi pengembangan karena dinilai strategis dalam mendukung pertumbuhan industri ini.
Anindya menyebut Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) telah mencapai 40% pada tahun lalu dan ditargetkan mendekati 60% pada tahun ini, dengan melibatkan berbagai komponen lokal serta kolaborasi dengan mitra industri.
“Pesan pentingnya adalah untuk teman-teman yang industri komponen, satu lagi saya lupa bicara bahwa tahun lalu kita sudah mencapai TKDN 40%, tahun ini mudah-mudahan mendekati 60%. Dan ini semua dengan komponen-komponen lokal. Ada yang kita buat sendiri, ada yang juga bekerjasama dengan yang lain,” papar Anindya
“Jadi buat teman-teman yang di industri bus sama truk atau kendaraan komersil mudah-mudahan kita bisa sama-sama bangkit memanfaatkan di tengah ya perekonomian sangat-sangat penuh tantangan. Ada perang yang sangat besar kita nggak tahu berapa lama selesainya tapi kita jangan justru lemah atau lengah, justru kita berpikir bagaimana bisa menggunakan ini untuk suatu yang bernilai tambah,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :