Mengatasi Krisis Literasi, Menghidupkan Catur Pusat Pendidikan

Minggu, 05 April 2026 - 19:18 WIB
loading...
A A A
Sekolah atau satuan pendidikan sering menjadi tumpuan utama, tetapi pendekatannya masih terbatas. Selama ini satuan pendidikan hanya dianggap sebagai tempat mengajar, dan bukan tempat membudayakan. Program seperti Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sudah ada, tetapi implementasinya sering formalistik, yaitu sekadar membaca 15 menit tanpa strategi pedagogis yang kuat. Seharusnya pembelajaran literasi bergeser dari reading for compliance menuju reading for meaning, dan dari tes hafalan diubah menjadi analisis dan refleksi.

Literasi tidak akan tumbuh jika hanya menjadi urusan sekolah. Di banyak negara maju, perpustakaan publik menjadi pusat komunitas. Di Korea Selatan dan Jepang, perpustakaan hidup sebagai ruang interaksi sosial. Apakah di Indonesia belum memiliki praktik-praktik seperti itu? Jawabannya tidak, karena ada beberapa praktik baik yaitu Taman Bacaan Masyarakat (TBM), komunitas literasi lokal, perpustakaan desa. Namun, tantangannya adalah keberlanjutan dan dukungan kebijakan.

Media, terutama digital, selama ini seringkali dianggap sebagai musuh literasi. Padahal, jika dikelola dengan baik, justru bisa menjadi alat transformasi. Artinya harus diubah mindset yaitu media dari distraksi menjadi edukasi. Tantangannya adalah kualitas konten. Banyak informasi yang dangkal, bahkan menyesatkan. Negara seperti Estonia berhasil mengintegrasikan literasi digital dalam sistem pendidikan secara komprehensif.

Pendekatan Ekosistem
Untuk mengatasi masalah literasi, Indonesia tidak boleh hanya tergantung kepada program sektoral. Yang dibutuhkan adalah pendekatan ekosistem dengan beberapa agenda strategis. Pertama, integrasi kebijakan lintas sektor, yaitu bahwa literasi tidak hanya urusan pendidikan, tetapi juga sosial, budaya, dan ekonomi. Kedua, penguatan peran pemerintah daerah, dan literasi harus menjadi indikator kinerja daerah. Ketiga, penguatan literasi digital karena literasi abad 21 tidak bisa dilepaskan dari teknologi.

Yang juga penting bahwa krisis literasi bukan sekadar masalah pendidikan, tetapi masalah peradaban. Jika kita gagal membangun budaya literasi, maka kita akan kesulitan menghadapi tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga polarisasi sosial. Catur pusat pendidikan menawarkan jalan keluar yang komprehensif dan bermakna jika dihidupkan sebagai gerakan bersama, bukan sekadar konsep.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ferdy Sambo Kuliah S2...
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen Pemasyarakatan
Ekonomi Digital dan...
Ekonomi Digital dan Pendidikan: Peluang Besar atau Ancaman Baru?
Pendidikan di Antara...
Pendidikan di Antara Keinginan Pasar dan Janji Kesejahteraan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Isu Hankam hingga Pendidikan Dibahas
Hardiknas 2026, SPK...
Hardiknas 2026, SPK Ungkap Upah Dosen Rendah hingga Minim Perlindungan
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Rekomendasi
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Berita Terkini
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Infografis
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved