Talent Hoarding: Ketika Prestasi Kerja Malah Jadi Bumerang yang Berbahaya

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:12 WIB
loading...
A A A
Di tengah badai workload yang gila-gilaan, atasan dengan pendekatan HPL akan bertindak sebagai tameng (buffer) yang meredam stres, berani memberikan empati, menyesuaikan tenggat waktu, dan mendorong keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance). Sayangnya, realita di lapangan sering kali menunjukkan pegawai menyoroti kepemimpinan yang dirasa kurang beretika, yang justru memperburuk iklim pengembangan karier.

Akhirnya, membiarkan talent hoarding hidup subur sama saja dengan memasang bom waktu bagi birokrasi kita. Kehilangan talenta terbaik karena kesehatan mental mereka ambruk adalah harga yang terlalu mahal untuk dibayar oleh negara. Untuk membongkar praktik ini, beberapa langkah radikal harus segera diambil:

Pertama, Audit Silang Manajemen Talenta: Biro SDM harus turun tangan menjadi wasit yang adil, menggunakan data berbasis bukti (evidence-based) untuk melacak unit kerja mana yang "menimbun" pegawai bintangnya.

Kedua, Evaluasi Pemimpin Berbasis Empati: Penilaian kinerja manajerial tidak boleh lagi hanya melihat capaian output dokumen. Kompetensi Health Promoting Leadership harus menjadi modul wajib dan indikator kunci dalam memastikan pemimpin mampu menjaga pemerataan beban kerja dan kesejahteraan tim.

Ketiga, Pemerataan Beban Kerja: Hentikan kebiasaan melempar semua pekerjaan kepada satu-dua orang pegawai yang bisa diandalkan. Harus ada paksaan struktural untuk mendistribusikan pekerjaan secara merata dan mengembangkan kompetensi pegawai lainnya.

Kesejahteraan mental dan fisik abdi negara adalah fondasi bagi pelayanan publik yang prima. Jika birokrasi terus mempraktikkan punish the competence dengan memenjarakan karier pegawai berprestasi dan memeras tenaga mereka hingga tetes terakhir, jangan kaget jika di masa depan, tidak ada lagi abdi negara yang mau tampil cemerlang. Mereka akan memilih menjadi biasa-biasa saja, demi bertahan hidup.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Pendaftaran Poltek SSN...
Pendaftaran Poltek SSN 2026 Segera Dibuka? Lulusan Bisa Jadi CPNS
WFH ASN Setiap Jumat...
WFH ASN Setiap Jumat Diklaim Bikin Negara Hemat Rp1,95 Triliun, Begini Hitungannya
Rekomendasi
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Tinggalkan Karakter...
Tinggalkan Karakter Garang, Kim Mu Yeol Bertransformasi Jadi Dokter Hangat di First Doctor
Archie dan Lilibet ke...
Archie dan Lilibet ke Inggris, Akankah Bertemu Anak-anak Pangeran William?
Berita Terkini
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal 2 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Menkes Usul Penderita...
Menkes Usul Penderita TBC Dapat MBG, DPR: Wacana Tidak Masuk Akal
Cari Keadilan, Arief...
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Ajukan PK ke Mahkamah Agung
SNA Dorong Inovasi Ahli...
SNA Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Indonesia Sehat
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved