Kiai Kampung ala Gus Dur: Antara Tradisi dan Modernitas

Jum'at, 20 Maret 2026 - 23:21 WIB
loading...
A A A
Di sisi lain, konsep kiai kampung juga mengandung dimensi modernitas. Gus Dur melihat bahwa kiai kampung tidak boleh hanya menjadi penjaga tradisi, tetapi juga harus mampu menghadapi perubahan sosial. Karena Modernitas sebagai perubahan sosial menuntut kiai kampung dapat memahami berbagai persoalan kontemporer --pendidikan, demokrasi, pluralisme, dan perkembangan teknologi.

Dengan demikian, peran kiai kampung tidak terbatas “tradisi” pengajaran kitab kuning, tetapi --bila Greg Barton bilang dalam buku Abdurrahman Wahid: Muslim Democrat, Indonesian President-- seperti Gus Dur yang tidak hanya bersifat konservatif menjaga tradisi, tetapi juga mendorong pembinaan masyarakat agar mampu merespons dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Kedekatan kiai kampung dengan masyarakat membuat mereka menjadi aktor penting dalam membangun modal sosia, bahkan kepercayaan masyarakat terhadap kiai kampung sering kali lebih kuat dibandingkan dengan otoritas formal negara. Dalam konteks ini, kiai kampung berfungsi sebagai mediator antara masyarakat dan struktur kekuasaan, karena dianggap mampu menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas sosial di tingkat lokal.

Bagi Gus Dur bahwa keberadaan kiai kampung merupakan kekuatan kultural yang sangat penting dalam pembangunan masyarakat sipil di Indonesia (lihat Fealy, 2013: 89). Pada sisi lain, kiai kampung mencerminkan model kepemimpinan yang sederhana dan egaliter.

Berbeda dengan figur elit religius yang sering terpisah dari kehidupan masyarakat sehari-hari, kiai kampung hidup bersama masyarakat desa, bekerja di ladang, berdagang, atau melakukan aktivitas ekonomi lainnya. Kesederhanaan yang dijalaninya menciptakan hubungan emosional yang kuat antara kiai dan masyarakat. Perilaku tersebut menjadi “legitimasi” sosial yang sekaligus adalah keteladanan hidup buat masyarakat sekitar.

Dalam konteks politik, Gus Dur juga melihat potensi besar dari jaringan kiai kampung. Kiai kampung adalah entitas atau objek yang keberadaannya memiliki pengaruh luas karena berinteraksi langsung dengan masyarakat di kesehariannya, kerap posisi tersebut yang dimobilisasi untuk kepentingan politik praktis.

Gus Dur justru menekankan bahwa peran utama kiai kampung adalah menjaga moralitas publik dan membimbing masyarakat agar tetap berpegang pada nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan sebagai basis keagamaan yang diyakini (Barton, 2002: 221).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Kiai NU: Penjaga Tradisi...
Kiai NU: Penjaga Tradisi atau Agen Kultural?
MUI Minta Pelaku Kekerasan...
MUI Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Diberi Hukuman Maksimal
Pribumi Islam Gus Dur,...
Pribumi Islam Gus Dur, Realitas Islam Indonesia
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Teliti Suara Habibie dan Foto Gus Dur dengan Ijazah Jokowi
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Gus Zainul Arifin, Kiai...
Gus Zainul Arifin, Kiai Muda yang Hadirkan Dakwah Modern Tanpa Tinggalkan Tradisi
Rekomendasi
Rupiah Tembus 18.009...
Rupiah Tembus 18.009 per Dolar AS, Pasar Respons Negatif Mundurnya Bos BI
iCAR V27 REEV Mendarat...
iCAR V27 REEV Mendarat Mulus di Indonesia 3 Hari Jelang GIIAS 2026?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Berita Terkini
BGN Larang Dapur MBG...
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Elpiji 3 Kg, Minyakita dan Beras SPHP: Melanggar Ditutup Permanen!
Hari Ketiga Ditahan...
Hari Ketiga Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah Dikunjungi Keluarga dan Dikirimi Makanan
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
BGN Pecat Ratusan Pegawai,...
BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit
Teuku Riefky Diharapkan...
Teuku Riefky Diharapkan Jadi Figur Pemersatu Jelang Musda Demokrat Aceh
KPK: Febrie Adriansyah...
KPK: Febrie Adriansyah Kenakan Rompi Tahanan saat Registrasi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved