Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Todung Mulya Lubis: Siapa Aktor Intelektualnya?

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:57 WIB
loading...
Aktivis KontraS Andrie...
Advokat Senior Todung Mulya Lubis menduga ada pelaku intelektual dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Foto: Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Advokat Senior Todung Mulya Lubis menduga ada pelaku intelektual dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Ia meyakini, pelaku penyiraman air keras ke Andrie tak mencarkan aksi hanya berdua.

"Kita juga mesti tahu bahwa dua pelaku itu, dia tidak bertindak sendirian. This is part of organized crime. Pertanyaannya adalah, siapa yang merencanakan ini? Mesti ada apa yang disebut invisible hands, aktor intelektualis. Siapa aktor intelektualisnya?" ujar Todung saat konfrensi pers bertajuk "Indonesia Mendesak: Segera Tangkap Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus," yang digelar Amnesty Internasional Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/3/2026).

Kendati demikian, Todung menilai, keadilan tak akan didapat bila polisi hanya menangkap dua pelaku lapangan yang menyiram air keras terhadap Andrie. Menurutnya, pelaku intelektual mesti diungkap polisi bila ingin menyelamatkan demokrasi dan HAM.

Baca juga: Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Mantan Jaksa Agung: Ini Tindakan Terorisme, Kriminalitas Politik



"Kalau polisi hanya menyelidiki dua orang pelaku di lapangan tanpa membongkar jejaring ini, konspirasi ini, ya, kita tidak akan mendapatkan keadilan. Kita tidak akan mendapatkan apa, resolusi yang tuntas soal hari ini," ucap Todung.

"Jadi yang disebut invisible hands itu mutlak mesti dibongkar secara tuntas dan semuanya dipertanggungjawabkan. Ini kalau kita ingin menyelamatkan republik, ingin menyelamatkan demokrasi, ingin menyelamatkan negara hukum, dan ingin menyelamatkan HAM," terang Todung.

Todung menyatakan, publik tak boleh membiarkan teror air keras semacam ini. Pasalnya, teror ini dianggap membunuh sikap kritis masyarakat sipil.

"Tidak boleh membiarkan teror semacam ini membunuh gerakan masyarakat sipil kita semuanya. Jadi saudara-saudara, kalau ini dilakukan, yang namanya culture of fear, budaya ketakutan, itu akan semakin meluas di Indonesia ini, dan ini yang kita tidak inginkan," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Kontras Ungkap Update...
Kontras Ungkap Update Kondisi Andrie Yunus, Sudah Pulang dan Jalani Fisioterapi
Kontras Desak Polisi...
Kontras Desak Polisi Periksa Mantan Kabais dan 2 Terdakwa Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Pemerintah Hormati Putusan...
Pemerintah Hormati Putusan Kasus Andrie Yunus, Yusril: Wujud Independensi Peradilan
Hakim Perintahkan Barang...
Hakim Perintahkan Barang Bukti Tumbler hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya Tak...
Polda Metro Jaya Tak Bawa Seluruh Bukti di Sidang Praperadilan, TAUD: Hambat Penegakan Hukum
TAUD Sesalkan Jawaban...
TAUD Sesalkan Jawaban Polda Metro Jaya Atas Praperadilan Andrie Yunus
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Perbandingan Universitas...
Perbandingan Universitas Terbaik Iran vs Israel, Siapa Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved