Pengamat Sebut Rudal Iran Manfaatkan Teknologi Nuklir Modern

Jum'at, 13 Maret 2026 - 21:26 WIB
loading...
Pengamat Sebut Rudal...
Pengamat Nuklir Rahmat Sorialam Harahap menyoroti kemungkinan bahwa rudal-rudal Iran memanfaatkan teknologi nuklir modern dalam beberapa dekade terakhir. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Dalam perkembangan geopolitik dan militer dunia saat ini, teknologi nuklir memainkan peran yang sangat penting dalam menentukan kekuatan strategis suatu negara. Salah satu fenomena yang menarik perhatian adalah kemampuan rudal Iran yang dinilai memiliki kecepatan dan daya hancur yang sangat tinggi.

Pengamat Nuklir Rahmat Sorialam Harahap mengatakan, analisis ini menyoroti kemungkinan bahwa rudal-rudal Iran memanfaatkan teknologi nuklir modern yang berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir.

Baca juga: Tak Cuma Intelijen, Rusia Juga Bantu Iran dengan Taktik Drone Canggih untuk Hajar AS dan Israel

"Iran tidak mengembangkan teknologi militernya secara terisolasi. Negara ini banyak belajar dan bekerja sama dengan negara-negara yang memiliki tradisi kuat dalam pengembangan teknologi nuklir dan militer, seperti Rusia dan China," ujarnya, Jumat (13/3/1016).



Komisaris PT Industri Nuklir Indonesia (INUKI) menyebut sebelum konflik-konflik geopolitik terbaru terjadi, kata dia, dilaporkan ada sekitar 80 teknisi nuklir dari Rusia yang bekerja di Iran, memberikan transfer pengetahuan dan pengalaman di bidang teknologi nuklir modern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
Inayah Wahid Debut di...
Inayah Wahid Debut di Film Foufo, Sempat Mengira Judulnya Fufufafa
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Berita Terkini
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved