Game Theory Konflik Global: Islam Ajarkan Pemimpin Dunia Keputusan untuk Maslahat

Senin, 09 Maret 2026 - 13:05 WIB
loading...
A A A
Dalam manajemen Islam, keputusan besar tidak boleh lahir dari egosektoral semata. Allah SWT berfirman, "Dan urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah di antara mereka" (QS. Asy-Syura: 38). Bahkan dalam situasi genting sekalipun, Rasulullah SAW tidak pernah mengambil keputusan seorang diri tanpa melibatkan para sahabat.

Dalam perang Uhud, misalnya, beliau menerima keputusan mayoritas untuk keluar dari kota Madinah, meskipun beliau sendiri lebih cenderung bertahan di dalam kota. Hal ini menunjukkan bahwa dalam Islam, legitimasi sebuah keputusan juga ditentukan oleh partisipasi kolektif.

Dalam konteks global, prinsip ini mengkritik unilateralisme yang sering menjadi biang konflik. Keputusan yang menyangkut hajat hidup orang banyak, seharusnya melewati proses musyawarah yang melibatkan semua pihak terkait untuk memastikan keadilan prosedural.

2. Prinsip 'Adl (Keadilan): Fondasi Stabilitas

Teori permainan modern seringkali berfokus pada payoff atau keuntungan. Dalam Islam, fokus utamanya adalah keadilan. Al-Qur'an dengan tegas memerintahkan, "Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, sekalipun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu..." (QS. An-Nisa: 135). Buku "Manajemen Dakwah" oleh Dr. M. Munir, M.A. atau karya-karya tentang kepemimpinan Islam menekankan bahwa pemimpin adalah guardian of justice.

Sebuah keputusan, meskipun secara strategis menguntungkan secara ekonomi, jika mengandung unsur kezaliman (seperti eksploitasi sumber daya negara lemah), maka ia haram hukumnya. Keadilan adalah equilibrium sejati yang menjamin perdamaian berkelanjutan.

3. Prinsip Maslahah dan Maqasid Syariah: Mengukur Dampak Kemanusiaan

Ini adalah pembeda utama. Dalam kerangka Maqasid Syariah (tujuan-tujuan syariat) yang dikembangkan oleh para ulama seperti Imam Al-Syatibi, setiap keputusan harus diukur dampaknya terhadap perlindungan lima hal pokok: Agama, Jiwa, Akal, Keturunan, dan Harta.

Rasulullah SAW dalam khutbah Arafah pada Haji Wada' menegaskan, "Sesungguhnya darah kalian, harta kalian, dan kehormatan kalian adalah haram (suci) atas kalian, seperti sucinya hari ini, bulan ini, dan negeri ini." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits shahih ini adalah fondasi kokoh bahwa jiwa dan harta manusia memiliki nilai sakral yang tidak boleh dilanggar oleh kepentingan politik atau strategi ekonomi sesaat.

Ketika seorang pemimpin dunia hendak menjatuhkan sanksi atau menyatakan perang, perspektif Islam akan mempertanyakan: Apakah keputusan ini melindungi jiwa manusia atau justru merenggutnya? Apakah ini menjaga harta benda publik atau menghancurkannya? Apakah ini merusak akal generasi mendatang dengan propaganda kebencian? Dengan kerangka ini, "kemenangan" dalam Game Theory versi dunia tidak lagi berarti jika harus mengorbankan jiwa-jiwa tak berdosa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Mengenal Gareth Morgan:...
Mengenal Gareth Morgan: di Balik Metafora Organisme Pesantren
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rekomendasi
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
Liburan Mudah dan Fleksibel...
Liburan Mudah dan Fleksibel dengan Layanan Paylater
Manohara Tolak Flexing,...
Manohara Tolak Flexing, Pilih Habiskan Uang untuk Merawat 8 Anjing dan 4 Kucing
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved