IZI Catatkan Skor Tertinggi LAZ Nasional dalam Indeks Zakat Nasional 2025
Rabu, 04 Maret 2026 - 19:33 WIB
loading...
A
A
A
“Capaian ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan zakat harus terus dijalankan dengan standar tata kelola yang kuat dan terukur. Kami bersyukur atas kepercayaan para donatur dan dukungan berbagai pihak yang memungkinkan IZI terus meningkatkan kualitas pelayanan serta dampak program bagi masyarakat," paparnya.
Direktur Pendayagunaan dan Pendistribusian Zakat IZI, Aan Suherlan, menambahkan bahwa capaian skor tertinggi tersebut sekaligus menghadirkan tanggung jawab untuk menjaga konsistensi kualitas program pemberdayaan.
“Masuk dalam kategori Berkelanjutan dengan skor tertinggi di antara LAZ Nasional merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar. Tantangan kami ke depan adalah memastikan standar ini terus terjaga, serta memperluas dampak program agar semakin banyak mustahik yang mampu keluar dari kemiskinan dan hidup mandiri," imbuh Aan.
BAZNAS juga mencatat bahwa 16 provinsi dan 173 kabupaten/kota telah memasukkan Indeks Zakat Nasional sebagai salah satu indikator dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini menunjukkan semakin kuatnya posisi zakat sebagai instrumen pembangunan sosial yang terukur dan berbasis data.
Dengan capaian tersebut, IZI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola lembaga yang transparan, profesional, dan berorientasi pada dampak, sejalan dengan upaya menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat yang berkelanjutan.
Direktur Pendayagunaan dan Pendistribusian Zakat IZI, Aan Suherlan, menambahkan bahwa capaian skor tertinggi tersebut sekaligus menghadirkan tanggung jawab untuk menjaga konsistensi kualitas program pemberdayaan.
“Masuk dalam kategori Berkelanjutan dengan skor tertinggi di antara LAZ Nasional merupakan kebanggaan sekaligus amanah besar. Tantangan kami ke depan adalah memastikan standar ini terus terjaga, serta memperluas dampak program agar semakin banyak mustahik yang mampu keluar dari kemiskinan dan hidup mandiri," imbuh Aan.
BAZNAS juga mencatat bahwa 16 provinsi dan 173 kabupaten/kota telah memasukkan Indeks Zakat Nasional sebagai salah satu indikator dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Hal ini menunjukkan semakin kuatnya posisi zakat sebagai instrumen pembangunan sosial yang terukur dan berbasis data.
Dengan capaian tersebut, IZI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola lembaga yang transparan, profesional, dan berorientasi pada dampak, sejalan dengan upaya menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat yang berkelanjutan.
(mas)
Lihat Juga :