Indonesia dan Batas Diplomasi Global

Minggu, 01 Maret 2026 - 16:33 WIB
loading...
Indonesia dan Batas...
Harryanto Aryodiguno, Ass. Prof. International Relations, President University. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Harryanto Aryodiguno, Ph.D,
Ass. Prof. International Relations, President University

ESKALASI militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali menegaskan bahwa Timur Tengah masih menjadi salah satu episentrum ketegangan geopolitik dunia. Konflik ini bukan sekadar persoalan siapa yang benar atau salah, melainkan cerminan dari struktur hubungan internasional yang sarat ketidakpercayaan dan kalkulasi kekuatan.

Dalam sistem internasional yang anarkis, negara-negara bertindak berdasarkan persepsi ancaman dan kepentingan keamanan. Iran memandang tekanan militer sebagai ancaman terhadap keberlangsungan negaranya. Israel melihat penguatan militer Iran sebagai risiko eksistensial. Amerika Serikat menempatkan stabilitas kawasan dalam kerangka arsitektur kekuatan globalnya.

Dalam konfigurasi seperti itu, ruang bagi mediasi tidak hanya ditentukan oleh niat baik, tetapi juga oleh kapasitas dan posisi strategis. Di tengah situasi tersebut, pernyataan Presiden Indonesia yang menyatakan kesiapan untuk melakukan langkah diplomatik ke Teheran mencerminkan tradisi politik luar negeri bebas-aktif.

Sejak era awal kemerdekaan, Indonesia memang berupaya mengambil posisi sebagai suara yang independen dan mendorong penyelesaian konflik melalui dialog. Namun, dalam konteks konflik berskala besar dan melibatkan kekuatan utama dunia, pertanyaan yang wajar muncul adalah: sejauh mana Indonesia memiliki daya pengaruh yang nyata?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Inggris Juara Grup L,...
Inggris Juara Grup L, Kroasia Susah Payah Kalahkan Ghana
Berita Terkini
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved