Ketahanan Wilayah Pantai, PDASRH Perkuat Rehabilitasi Mangrove di Sumatera
Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:04 WIB
loading...
A
A
A
Melalui program M4CR, rehabilitasi mangrove di Desa Kuala Selat telah dilakukan pada area seluas 269 hektare melalui skema padat karya yang melibatkan sekitar 823 warga desa dengan total penerima manfaat sebanyak 173 orang, dengan hampir 39 persen diantaranya perempuan. Program tersebut tidak hanya memulihkan ekosistem pesisir, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat yang terdampak kerusakan lingkungan.
Direktur Rehabilitasi Mangrove Nikolas Nugroho Surjobasuindro mengatakan keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya diukur dari luas area penanaman, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. “Keberlanjutan pengelolaan dan keterlibatan kelompok masyarakat menjadi kunci agar mangrove tetap tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ujarnya. Baca juga:
Prabowo Minta Percepat Kampung Nelayan untuk Pengentasan Kemiskinan
Sementara itu di Sumatera Utara, program M4CR sepanjang tahun 2025 telah menanam sekitar 975.700 bibit mangrove di tiga kabupaten, yakni Langkat, Asahan, dan Labuhanbatu Utara. Total luas rehabilitasi mencapai 327 hektare dan melibatkan 20 kelompok masyarakat pesisir sebagai pelaksana kegiatan di lapangan.
Manajer PPIU M4CR Sumatera Utara, Aditya Wahyu Putra, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan rehabilitasi mangrove. “Identifikasi potensi desa menjadi dasar agar kegiatan yang dilakukan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Direktur Rehabilitasi Mangrove Nikolas Nugroho Surjobasuindro mengatakan keberhasilan rehabilitasi mangrove tidak hanya diukur dari luas area penanaman, tetapi juga dari keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem. “Keberlanjutan pengelolaan dan keterlibatan kelompok masyarakat menjadi kunci agar mangrove tetap tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ujarnya. Baca juga:
Prabowo Minta Percepat Kampung Nelayan untuk Pengentasan Kemiskinan
Sementara itu di Sumatera Utara, program M4CR sepanjang tahun 2025 telah menanam sekitar 975.700 bibit mangrove di tiga kabupaten, yakni Langkat, Asahan, dan Labuhanbatu Utara. Total luas rehabilitasi mencapai 327 hektare dan melibatkan 20 kelompok masyarakat pesisir sebagai pelaksana kegiatan di lapangan.
Manajer PPIU M4CR Sumatera Utara, Aditya Wahyu Putra, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan rehabilitasi mangrove. “Identifikasi potensi desa menjadi dasar agar kegiatan yang dilakukan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
(poe)
Lihat Juga :