Langgar Protokol Kesehatan, 18 Petahana Kena Tegur Mendagri
Kamis, 17 September 2020 - 16:44 WIB
loading...
A
A
A
Di samping itu, sebanyak tujuh kepala daerah petahana diberikan penghargaan apresiasi karena mematuhi protokol kesehatan pada saat melakukan pendaftaran. Detilnya adalah, Gubernur Gorontalo, Gubernur Sulawesi Barat. Bupati Gorontalo, Bupari Luwu Utara, Bupari Banggai, Wakil Wali Kota Ternate, dan Wakil Walikota Denpassar.
"Kita beri penghargaan kepada kepala daerah yang tertib melakukan penerapan protokol kesehatan pada saat pendaftaran calon. Kalau kita lihat ada 7 kepala daerah yang diberi apreasiasi oleh Pak Mendagri terkait penerapan protokol kesehatan pada saat proses pelaksanaan pendaftaran Bacalon," tuturnya.
Oleh karenanya, Imran menuturkan, tegaknya protokol kesehatan tidak mungkin terlaksana dengan baik tanpa adanya kolaborasi dan sinergitas antar komponen. Baik yang ada di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
"Kemedagri mendorong pemerintah daerah mengadakan koordinasi lintas unit kerja, khususnya forum komunikasi pemerintah daerah yang terdiri dari Panglima Daerah Militer, Kapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi di tingkat provinsi. Di tingkat kabupaten kota itu ada Dandim, ada Kapolres, ada Kajari, ditambah lagi unsur penyelenggara Pilkada Tahun 2020," tuturnya.
"Kita beri penghargaan kepada kepala daerah yang tertib melakukan penerapan protokol kesehatan pada saat pendaftaran calon. Kalau kita lihat ada 7 kepala daerah yang diberi apreasiasi oleh Pak Mendagri terkait penerapan protokol kesehatan pada saat proses pelaksanaan pendaftaran Bacalon," tuturnya.
Oleh karenanya, Imran menuturkan, tegaknya protokol kesehatan tidak mungkin terlaksana dengan baik tanpa adanya kolaborasi dan sinergitas antar komponen. Baik yang ada di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
"Kemedagri mendorong pemerintah daerah mengadakan koordinasi lintas unit kerja, khususnya forum komunikasi pemerintah daerah yang terdiri dari Panglima Daerah Militer, Kapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi di tingkat provinsi. Di tingkat kabupaten kota itu ada Dandim, ada Kapolres, ada Kajari, ditambah lagi unsur penyelenggara Pilkada Tahun 2020," tuturnya.
(maf)
Lihat Juga :