Penyerangan Terhadap Ulama, Pengamat: Awas Umat Diadu Domba!

Kamis, 17 September 2020 - 16:24 WIB
loading...
A A A
“Kita belum tahu apakah ada kaitan antara penyerangan terhadap para imam masjid dan ulama seperti Syech Ali Jaber dan Wiranto yang dekat atau menjadi pendukung Jokowi,” ujarya.

Dikatakan Sri Yunanto, dalam perspektif para teroris, aparat pemerintah dianggap Thoghut dan ulama yang dekat dengan pemerintah dianggap sebagai “ulama buruk (syuk)” yang boleh diserang.

Pemikiran ini juga bisa berkembang dengan suatu pertanyaan “apakah pelaku atau jaringannya punya kaitan dengan kelompok yang vocal menyerang pemerintahan?

“Berpendapat demikian merupakan bagian dari kebebasan berfikir dan dijamin oleh konstitusi. Namun, sebagai warga yang taat hukum, tindak lanjut penanganan penyerangan terhadap Syech Ali Jaber, imam masjid dan tokoh pemerintahan memang harus diserahkan kepada aparat penegak hukum,” kata dia.

Oleh karenanya, Sri Yunanto meminta semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan. "Bukan hanya ulama tetapi siapa saja termasuk aparat keamanan yang juga tidak bebas dari ancaman serangan seperti yang menimpa Syech Ali Jaber," ujarnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Kapolri Akui Polri Belum...
Kapolri Akui Polri Belum Sempurna, Janji Terima Semua Kritik dan Masukan
Kepercayaan Publik pada...
Kepercayaan Publik pada Polri Meningkat, Bukti Reformasi Institusi Berjalan
Foto Presiden Prabowo...
Foto Presiden Prabowo Berkibar di Langit saat Hari Bhayangkara ke-80
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Rekomendasi
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved