Ekstremisme Kekerasan di Asia Tenggara

Jum'at, 13 Februari 2026 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Dengan demikian, Asia Tenggara bukan hanya wilayah yang rentan terhadap ekstremisme, namun ia juga menyediakan laboratorium harapan. Keragaman etnis dan agama yang relatif hidup berdampingan selama berabad-abad adalah bukti bahwa pluralisme bukan utopia.

Tantangan 2026 adalah memastikan generasi muda tidak hanya menjadi konsumen narasi digital, tetapi produsen perdamaian. Literasi kritis, empati lintas identitas, dan kepemimpinan etis harus menjadi arus utama pendidikan guna menghancurkan benih-benih ekstremisme.

Di Indonesia, misalnya, pendekatan berbasis masyarakat, yang melibatkan organisasi keagamaan dan masyarakat sipil, telah menunjukkan hasil signifikan. Filipina, melalui proses perdamaian di Bangsamoro, memberi contoh bagaimana pengakuan politik dapat mereduksi kekerasan.

Pengalaman-pengalaman ini perlu diperkuat sebagai pembelajaran berharga untuk tingkat regional. Dalam skala regional, ASEAN sendiri memiliki peluang besar untuk memajukan kerja sama lintas negara dalam pencegahan ekstremisme berbasis hak asasi manusia. Tanpa komitmen regional yang serius, ekstremisme akan terus bergerak melampaui batas-batas negara.

Dewasa ini, wajah baru ekstremisme bergerak lincah di ruang digital. Algoritma media sosial mempercepat polarisasi. Narasi kebencian dibungkus dalam estetika yang memikat generasi muda, dan juga identitas diproduksi sebagai komoditas emosional.

Generasi Z di Asia Tenggara hidup dalam lanskap digital yang serba terhubung, namun acap rapuh secara sosial. Ketika ketimpangan ekonomi membesar, partisipasi politik terasa jauh, dan juga agama direduksi menjadi slogan, maka ruang kosong itu diisi oleh ideologi yang menawarkan kepalasuan dan banalitas.

Kita juga tidak boleh menutup mata bahwa ekstremisme acap berkelindan dengan krisis kemanusiaan: pengungsi, konflik bersenjata, dan diskriminasi struktural. Ketika komunitas merasa terpinggirkan secara sistemik, maka narasi kekerasan menemukan momentumnya.

Karenanya, memperingati hari internasional ini seharusnya tidak berhenti pada seminar dan deklarasi. Ia harus menjadi refleksi moral kolektif, yaitu sudahkah kita menghapus akar ketidakadilan yang menjadi bahan bakar ekstremisme?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikuntit OTK, Islah...
Dikuntit OTK, Islah Bahrawi Sebut Polanya Mirip Kasus Andrie Yunus
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Tanpa Pihak Luar, ASEAN Diimbau Perkuat Persatuan
Bahas Kode Etik Perilaku...
Bahas Kode Etik Perilaku di Laut China Selatan, Akademisi Tekankan Pentingnya Sentralitas ASEAN dan UNCLOS
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
2 Buronan KKB Penebar...
2 Buronan KKB Penebar Aksi Teror di Yahukimo Ditangkap
Rekomendasi
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Dibully Sampai Hidupnya...
Dibully Sampai Hidupnya Hancur, Ini Balas Dendam Anna di Microdrama V+Short She Was Never Gone
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved