Presiden Prabowo dan Relasi Kolaboratif Umara dan Ulama

Selasa, 10 Februari 2026 - 07:01 WIB
loading...
Presiden Prabowo dan...
Arwani Thomafi, Pembina Pesantren Al-Hamidiyah, Lasem, Rembang, Jawa Tengah. Foto/Dok.Pribadi
A A A
Arwani Thomafi
Pembina Pesantren Al-Hamidiyah, Lasem, Rembang, Jawa Tengah

KEHADIRAN Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan besar di Munajat Bangsa dan Pengukuhan Pengurus MUI Periode 2025-2030 Sabtu (7/2/2026) serta Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) Minggu (8/2/2026) memberi pesan penting dalam relasi negara dengan kalangan ulama serta umat Islam.

Kehadiran Presiden Prabowo memiliki makna penting yang tak sekadar bagian dari agenda kenegaraan yang dihadiri presiden dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat. Lebih dari itu, sejumlah pesan penting yang disampaikan tampak ingin memberi pesan kuat tentang komitmen negara dalam merajut hubungan dengan kelompok agama (Islam) dan pemangku kepentingan lainnya.

Apalagi dalam Asta Cita, isu agama menjadi satu bagian penting dari delapan isu yang diusung Presiden Prabowo. Dalam program kerja Asta Cita, agama menjadi salah satu elemen penting dalam menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. Disebutkan dalam Asta Cita “memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan alam dan budaya, peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat adil dan makmur”.

Pernyataan Presiden yang berisi rekognisi, komitmen, sekaligus harapan terhadap MUI maupun NU tampak memberi pesan kuat tentang signifikansi entitas keagamaan dalam proses pembangunan. Hal ini sejalan dengan komitmen konstitusional yang dirintis oleh para pendiri bangsa (the founding fathers) yang dimulai sebelum kemerdekaan, saat proses pembentukan konstitusi hingga setiap fase perjalanan republik ini.

Keberadaan kelompok agama dalam proses pembangunan menjadi bagian tak terpisahkan dengan pelbagai elemen lainnya. Pasang surut hubungan antara negara dan kelompok agama pada momen kritis masa lalu menjadi pelajaran penting bahwa kelompok agama di Indonesia memiliki peran penting dalam berbangsa dan bernegara. Presiden Prabowo tampak ingin menguatkan bangunan relasi antara negara dan agama tersebut.

Kolaborasi Umara dan Ulama


Pengakuan Presiden terhadap kontribusi para ulama saat memperjuangkan kemerdekaan RI menunjukkan kesadaran yang kuat dari negara atas keberadaan ulama dalam turut serta meraih kemerdekaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Rekomendasi
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
Berita Terkini
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
Jaksa Ungkap Nama Samaran...
Jaksa Ungkap Nama Samaran Hery Susanto, Ada John Lennon 07 hingga Komandante
3 Fakta Terbaru Kasus...
3 Fakta Terbaru Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Batal Ajukan Gugatan Praperadilan
Singgung Perbedaan Pandangan,...
Singgung Perbedaan Pandangan, Dudung Ajak Purnawirawan TNI-Polri Jaga Persatuan
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved