Jadi Tameng Komunikasi, Strategi Pasang Badan Seskab Teddy Dinilai Demi Wajah Pemerintahan
Kamis, 05 Februari 2026 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut dia mengatakan, pola ini efektif karena membuat dinamika konflik, klarifikasi, dan bantahan selesai di level pembantu dekat, tanpa harus melibatkan Presiden secara langsung dalam polemik teknis. Nursatyo menyoroti konten-konten yang diunggah Teddy, seperti momen kerja keras hingga larut malam.
Hal ini menurutnya efektif mengubah persepsi publik terhadap pejabat negara. "Ini berkontribusi pada narasi bahwa pejabat bukan sekadar birokrat dingin, tetapi sosok yang bekerja nyata dan dekat dengan dinamika keseharian pemerintahan," jelasnya.
Menariknya, Nursatyo mencatat bahwa Teddy tidak sedang membangun panggung untuk dirinya sendiri. Seluruh aktivitas komunikasi yang dilakukan justru bermuara pada penguatan legitimasi pusat kekuasaan.
"Teddy tidak membangun otoritas untuk dirinya sendiri, melainkan memperkuat legitimasi pusat kekuasaan, yaitu presiden. Ini berbeda dengan sebagian pejabat yang justru membangun personal branding terpisah dari pemerintahan," pungkasnya.
Hal ini menurutnya efektif mengubah persepsi publik terhadap pejabat negara. "Ini berkontribusi pada narasi bahwa pejabat bukan sekadar birokrat dingin, tetapi sosok yang bekerja nyata dan dekat dengan dinamika keseharian pemerintahan," jelasnya.
Menariknya, Nursatyo mencatat bahwa Teddy tidak sedang membangun panggung untuk dirinya sendiri. Seluruh aktivitas komunikasi yang dilakukan justru bermuara pada penguatan legitimasi pusat kekuasaan.
"Teddy tidak membangun otoritas untuk dirinya sendiri, melainkan memperkuat legitimasi pusat kekuasaan, yaitu presiden. Ini berbeda dengan sebagian pejabat yang justru membangun personal branding terpisah dari pemerintahan," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :