Sapa Anwar Usman, Arief Hidayat: Ini Orang Tua yang Sudah Tidak Berguna lagi di Mahkamah

Rabu, 04 Februari 2026 - 12:41 WIB
loading...
Sapa Anwar Usman, Arief...
Mantan Hakim MK Arief Hidayat menyapa secara khusus kepada hakim MK Anwar Usman saat acara wisuda purnabakti di ruang sidang utama MK, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Foto/Felldy Asyla Utama
A A A
JAKARTA - Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyapa secara khusus kepada hakim MK Anwar Usman dalam sambutannya di acara wisuda purnabakti yang digelar di ruang sidang utama MK, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026). Awalnya Arief dalam sambutannya menyapa satu per satu para hakim MK.

Sapaannya dimulai dari Ketua MK, Suhartoyo. Namun, ia menempatkan sapaan terhadap hakim Anwar Usman paling belakang.

Baca juga: Momen Terakhir Hakim MK Arief Hidayat Bacakan Putusan dengan Suara Serak Sebelum Diganti Adies Kadir

"Yang terakhir sahabat saya yang paling lama, saya sebut terakhir soalnya ini orang-orang tua yang sudah tidak berguna lagi di Mahkamah untuk segera memasuki usia pensiun," kata Arief sambil tertawa dalam sapaannya.



Arief mengaku memang sengaja menaruh hakim Anwar Usman paling terakhir yang disapa. Ia mengatakan, banyak kesan yang dirasakan bersama adik ipar Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Kesan yang paling diingat ketika Anwar Usman pernah meminta dirinya untuk menjadi Ketua MK. Padahal, kata dia, kala itu dirinya tidak bercita-cita menjadi pimpinan.

Baca juga: Ketua MK Suhartoyo Menangis Saat Tutup Sidang Putusan Terakhir Bersama Arief Hidayat

"Waktu itu Prof. Anwar dan Prof. Harjono yang datang ke ruang saya, 'Prof. Arief supaya mau dicalonkan untuk menjadi Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi'. Berkali-kali beliau datang, akhirnya saya ya karena ini amanah dari Pak Harjono itu guru saya waktu S2 di Unair, kemudian juga ustad dari Bima yang mendorong, akhirnya saya bersedia untuk jadi pimpinan di Mahkamah Konstitusi," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Tak Ada Batasan Anggota...
Tak Ada Batasan Anggota Polri Duduki Jabatan Sipil, Wamenkum Persilakan Gugat ke MK
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Survei Sun Life Indonesia:...
Survei Sun Life Indonesia: Kesenjangan Pensiun di Indonesia, Antara Pilihan dan Kewajiban
Rekomendasi
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
Berita Terkini
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Persoalkan Penangkapan, Penahanan, Penggeledahan, hingga Pencekalan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Gugat Polda Metro Jaya,...
Gugat Polda Metro Jaya, Roy Suryo: Penangkapannya Melanggar HAM seperti Film G30S/PKI
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved