Indonesia Gabung BoP Trump, DPR: Keberpihakan Indonesia terhadap Perdamaian Palestina Tak Boleh Luntur
Selasa, 03 Februari 2026 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
“Kalau di dalam perjalanan justru terjadi pelanggaran kemanusiaan apalagi dilakukan secara berulang, maka itu harus menjadi perhatian serius. Tidak bisa dibiarkan,” tegasnya.
Menurut dia, Indonesia memiliki posisi penting dalam BoP bukan sekadar pengikut keputusan negara lain. Dengan posisi tersebut, Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menyuarakan keberatan dan mendorong forum tetap berada di jalur perdamaian.
“Kita bukan negara followers. Kita punya hak bersuara dan ikut menentukan arah. Kalau ada pihak yang terus melanggar tentu ada konsekuensi yang harus dibahas bersama,” ujar Legislator Fraksi Partai Nasdem Dapil Jawa Tengah VII.
Komisi I DPR menilai evaluasi terhadap efektivitas BOP sebagai hal yang wajar jika pelanggaran terus berulang tanpa ada mekanisme korektif yang jelas. Keanggotaan Indonesia di forum internasional harus memberi manfaat konkret bagi upaya perdamaian, bukan justru membiarkan kekerasan berlanjut.
“Kalau BOP keluar dari tujuan awalnya, maka pemerintah perlu mengevaluasi langkah-langkah yang diambil. Prinsip kita jelas mendukung perdamaian dan menolak segala bentuk pelanggaran kemanusiaan,” kata Amelia.
Menurut dia, Indonesia memiliki posisi penting dalam BoP bukan sekadar pengikut keputusan negara lain. Dengan posisi tersebut, Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk menyuarakan keberatan dan mendorong forum tetap berada di jalur perdamaian.
“Kita bukan negara followers. Kita punya hak bersuara dan ikut menentukan arah. Kalau ada pihak yang terus melanggar tentu ada konsekuensi yang harus dibahas bersama,” ujar Legislator Fraksi Partai Nasdem Dapil Jawa Tengah VII.
Komisi I DPR menilai evaluasi terhadap efektivitas BOP sebagai hal yang wajar jika pelanggaran terus berulang tanpa ada mekanisme korektif yang jelas. Keanggotaan Indonesia di forum internasional harus memberi manfaat konkret bagi upaya perdamaian, bukan justru membiarkan kekerasan berlanjut.
“Kalau BOP keluar dari tujuan awalnya, maka pemerintah perlu mengevaluasi langkah-langkah yang diambil. Prinsip kita jelas mendukung perdamaian dan menolak segala bentuk pelanggaran kemanusiaan,” kata Amelia.
(jon)
Lihat Juga :