Regulator Mundur, IHSG Tersungkur: Ketika Krisis Kepercayaan Menghantam Pasar Modal

Selasa, 03 Februari 2026 - 08:15 WIB
loading...
A A A
Secara akademik, setidaknya ada tiga kerangka teori yang relevan untuk membaca situasi ini.Pertama, teori sinyal (signaling theory). Dalam ekonomi informasi, pengunduran diri pejabat kunci berfungsi sebagai sinyal negatif terhadap kualitas institusi.

Investor tidak memiliki informasi sempurna tentang kondisi pengawasan pasar. Karena itu, mereka menafsirkan tindakan ekstrem—seperti resignasi massal—sebagai indikator bahwa masalah struktural lebih serius dari yang diketahui publik. Sinyal ini meningkatkan perceived risk, sehingga premi risiko naik dan harga aset turun. Pasar bereaksi cepat karena biaya salah tafsir dianggap lebih kecil daripada risiko menahan aset bermasalah.

Kedua, hipotesis pasar efisien (efficient market hypothesis/EMH) menjelaskan bahwa harga saham segera menginternalisasi seluruh informasi publik. Begitu berita resignasi dan peringatan tata kelola muncul, harga menyesuaikan hampir seketika. Dalam kerangka ini, penurunan IHSG bukanlah kepanikan irasional, melainkan respons rasional terhadap pembaruan informasi tentang risiko kelembagaan. Jika probabilitas gangguan regulasi meningkat, nilai kini arus kas masa depan otomatis didiskon lebih besar—hasilnya: valuasi turun.

Namun, EMH saja tidak cukup. Karena itu teori ketiga, keuangan perilaku (behavioral finance), memberi lapisan penjelas yang lebih realistis. Konsep loss aversion dan herding behavior menunjukkan bahwa investor cenderung bereaksi berlebihan terhadap kabar buruk dan meniru tindakan pelaku besar. Saat dana asing mulai keluar, pelaku domestik ikut menjual untuk menghindari kerugian lebih dalam. Penjualan kolektif mempercepat spiral harga—fenomena yang dikenal sebagai self-fulfilling sell-off. Apa yang bermula dari sentimen berubah menjadi tekanan likuiditas nyata.

Di pasar berkembang, mekanisme ini diperkuat oleh teori likuiditas pasar (market microstructure). Kedalaman pasar yang relatif dangkal membuat transaksi besar berdampak signifikan pada harga. Ketika institusi global menarik dana, order book cepat menipis, volatilitas melonjak, dan harga merosot tajam. Dengan kata lain, struktur pasar memperbesar efek psikologis.

Terakhir, ada dimensi ekonomi kelembagaan (institutional economics). Douglas North menekankan bahwa institusi dalam aturan formal dan informaladalah fondasi kepercayaan ekonomi. Bila legitimasi regulator melemah, biaya transaksi meningkat karena pelaku pasar harus menanggung risiko ketidakpastian hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
IHSG, Rupiah, dan Ujian...
IHSG, Rupiah, dan Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved