Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza: Pelanggaran Gencatan Senjata!

Minggu, 01 Februari 2026 - 22:20 WIB
loading...
Indonesia Kecam Serangan...
Israel mengebom berbagai wilayah di Jalur Gaza sejak Sabtu dini hari, menewaskan 37 warga Palestina. Serangan ini merupakan pelanggaran gencatan senjata kesekian kalinya oleh Israel. Foto/Middle East Monitor/Mohamad Asad
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras atas serangan berulang yang dilakukan Israel di sejumlah wilayah kawasan Jalur Gaza. Serangan brutal tersebut menewaskan 37 warga Palestina. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menilai serangan tersebut melanggar kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlaku.

“Indonesia mengecam keras serangan berulang Israel di Jalur Gaza, termasuk serangan terbaru pada 31 Januari 2026, yang menyasar kawasan sipil dan fasilitas publik,” tulis Kemlu di akun resmi X, Minggu (1/2/2026).

Baca juga: Langgar Gencatan Senjata, Jet Tempur Israel Bombardir Gaza Tewaskan 37 Warga Palestina

Kemlu menegaskan, serangan yang dilancaekan Israel tersebut merupakan pelanggaran terhadap komitmen gencatan senjata yang telah disepakati bersama.



“Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlaku,” ujarnya.

Indonesia menyerukan agar Israel menjalankan kewajibannya untuk menghormati gencatan senjata secara penuh.

Baca juga: Khamenei Ancam Perang Besar Akan Terjadi di Timur Tengah jika AS Gelar Invasi ke Iran

“Indonesia menyerukan kepada Israel, sebagai pihak dalam kesepakatan gencatan senjata, untuk memenuhi kewajibannya dan sepenuhnya menghormati kesepakatan tersebut,” ungkapnya.

Kemlu menambahkan, pelanggaran sepihak tidak hanya memperparah kondisi kemanusiaan di Gaza, tetapi juga menghambat upaya menuju stabilitas dan penyelesaian politik jangka panjang.

“Pelanggaran sepihak tidak hanya memperburuk penderitaan warga sipil Gaza, tetapi juga merusak kepercayaan dan secara langsung menghambat upaya mewujudkan stabilitas dan penyelesaian politik yang berkelanjutan,” jelas dia.

Sebelumnya, setidaknya 37 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam serangkaian serangan udara jet tempur Israelyang menargetkan berbagai wilayah di Jalur Gaza sejak Sabtu dini hari. Ini merupakan pelanggaran gencatan senjata yang kesekian kalinya oleh militer Zionis setelah kesepakatan berlaku sejak Oktober lalu.

Badan Pertahanan Sipil di Gaza mengonfirmasi dalam pernyataan terbarunya bahwa serangan udara Israel di Jalur Gaza sejak subuh hari Sabtu telah menewaskan 32 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan.

Lima warga Palestina, tiga anak dan dua perempuan, tewas, dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah apartemen tempat tinggal di lingkungan Rimal di Gaza barat, menurut sumber medis kepada Anadolu, Minggu (1/2/2026).

Tujuh warga Palestina lainnya, seorang pria, tiga putranya, dan tiga cucunya yang masih kecil, tewas dalam serangan udara Israel lainnya yang menargetkan sebuah tenda yang menampung pengungsi di daerah Asdaa di barat laut Khan Younis di Gaza selatan, menurut paramedis di Rumah Sakit Nasser di kota tersebut.

Menurut saksi mata, beberapa warga Palestina juga terluka dalam serangan Israel yang menargetkan sebuah apartemen tempat tinggal di lingkungan al-Tuffah di timur Gaza.

Jet-jet tempur Israel juga melakukan serangan udara di Jalan al-Jalaa di barat laut Gaza, serta dua serangan di timur kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah, tanpa ada korban jiwa yang dilaporkan.

Menurut laporan koresponden Anadolu, sebuah jet tempur Israel melakukan serangan udara terhadap gedung administrasi kamp Ghaith, yang menampung ratusan pengungsi, di dekat Al-Ribat College di Jalan 2 di daerah Al-Mawasi, Khan Younis.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Hari ke-83 Perang Iran:...
Hari ke-83 Perang Iran: Ketika Diplomasi Menjadi Jeda Kematian
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Pulang ke Tanah Air,...
Pulang ke Tanah Air, Relawan WNI Ceritakan Brutalnya Penyiksaan Tentara Israel
Mengharukan! Bocah 9...
Mengharukan! Bocah 9 Tahun Bawa Poster untuk Ayah yang Pulang usai Ditawan Israel
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Rekomendasi
Jadwal Formula 1 British...
Jadwal Formula 1 British Grand Prix 2026 di VISION+, Siap-Siap Nonton Duel Panas di Silverstone
Mengapa Akhlak Begitu...
Mengapa Akhlak Begitu Penting dalam Islam? Ini Penjelasan Lengkap Berdasarkan Hadis
Ruben Onsu Bikin Pangling...
Ruben Onsu Bikin Pangling dengan Tampil Brewok Sepulang Umrah
Berita Terkini
Kejagung Siap Hadapi...
Kejagung Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Lodewyk Pusung Tersangka Kasus Tata Kelola MBG
Dokter Tifa Tantang...
Dokter Tifa Tantang Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli: Bukan Hanya di Sidang, tapi Juga di Publik
JPU Sebut Perbuatan...
JPU Sebut Perbuatan Dokter Tifa Membuat Jokowi Merasa Dihina Sehina-hinanya
Jokowi Pasti Hadir ke...
Jokowi Pasti Hadir ke Persidangan dan Tunjukkan Ijazah
Kejagung Ajukan Banding...
Kejagung Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim
Balas Kunjungan Presiden...
Balas Kunjungan Presiden Lukashenko, Prabowo Bakal ke Belarus
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved