Perkuat Pendampingan Anak di Dunia Digital, Komdigi Dukung Peluncuran Tunas Community Hub
Minggu, 01 Februari 2026 - 15:48 WIB
loading...
A
A
A
"Kami menyambut baik PP Tunas ini, namun di lapangan kami melihat orang tua masih bingung bagaimana harus berperan. Gembira Parenting tidak bisa berjalan sendiri untuk menangani isu sebesar ini, itulah mengapa kami menginisiasi Tunas Community Hub. Kami ingin memastikan para orang tua memiliki komunitas yang membersamai mereka dalam menjalani parenting journey, sehingga tidak ada lagi yang merasa berjuang sendirian menjaga anak di dunia digital," jelas Reza.
Perspektif mengenai pola asuh diperdalam oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Tokoh Perempuan dan Anggota DPR RI, yang menyoroti pentingnya perubahan paradigma orang tua. Beliau mengingatkan agar orang tua tidak terjebak dalam fenomena ‘baby forever’ yang selalu menganggap anak harus dijauhkan dari masalah tanpa dibekali kesiapan.
"Salah satu kesalahan orang tua adalah baby forever, menganggap anak sebagai sosok yang harus dijauhkan dari masalah. Padahal mereka adalah calon pemimpin masa depan. Jika ingin mereka sukses, kita harus siapkan mereka menghadapi konsekuensi dan memberikan pilihan. Pendekatannya harus dengan empati; orang tua dan guru adalah garda terdepan yang mau tidak mau harus sadar dan memiliki kedekatan dengan dunia digital," tegas Rahayu.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Alfreno Kautsar Ramadhan (Staf Khusus Menteri Komdigi RI) serta Husnul Khotimah (Praktisi Pendidikan) yang turut memperkaya diskusi mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Tunas Community Hub yang digagas oleh Gembira Parenting ini diharapkan menjadi ekosistem yang hangat dan kolaboratif, memastikan bahwa di tengah dunia digital yang tanpa batas, penjagaan terbaik adalah kehadiran dan kedekatan yang tidak berjarak antara orang tua dan anak. Dengan adanya wadah ini, orang tua kini memiliki panduan dan teman seperjalanan untuk menciptakan ruang tumbuh anak yang lebih aman, positif, dan berdaya.
Perspektif mengenai pola asuh diperdalam oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Tokoh Perempuan dan Anggota DPR RI, yang menyoroti pentingnya perubahan paradigma orang tua. Beliau mengingatkan agar orang tua tidak terjebak dalam fenomena ‘baby forever’ yang selalu menganggap anak harus dijauhkan dari masalah tanpa dibekali kesiapan.
"Salah satu kesalahan orang tua adalah baby forever, menganggap anak sebagai sosok yang harus dijauhkan dari masalah. Padahal mereka adalah calon pemimpin masa depan. Jika ingin mereka sukses, kita harus siapkan mereka menghadapi konsekuensi dan memberikan pilihan. Pendekatannya harus dengan empati; orang tua dan guru adalah garda terdepan yang mau tidak mau harus sadar dan memiliki kedekatan dengan dunia digital," tegas Rahayu.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Alfreno Kautsar Ramadhan (Staf Khusus Menteri Komdigi RI) serta Husnul Khotimah (Praktisi Pendidikan) yang turut memperkaya diskusi mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Tunas Community Hub yang digagas oleh Gembira Parenting ini diharapkan menjadi ekosistem yang hangat dan kolaboratif, memastikan bahwa di tengah dunia digital yang tanpa batas, penjagaan terbaik adalah kehadiran dan kedekatan yang tidak berjarak antara orang tua dan anak. Dengan adanya wadah ini, orang tua kini memiliki panduan dan teman seperjalanan untuk menciptakan ruang tumbuh anak yang lebih aman, positif, dan berdaya.
(cip)
Lihat Juga :