Perkuat Pendampingan Anak di Dunia Digital, Komdigi Dukung Peluncuran Tunas Community Hub

Minggu, 01 Februari 2026 - 15:48 WIB
loading...
Perkuat Pendampingan...
Kepala BPSDM Kementerian Komunikasi dan Digital, Boni Pudjianto mendukung peluncuran Tunas Community Hub. Foto/Komdigi
A A A
TANGSEL - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital , peran orang tua dalam mendampingi anak kini berada pada titik yang paling krusial. Realita menunjukkan sekitar 40% pengguna internet di Indonesia, atau sekitar 110 juta jiwa, adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Menjawab tantangan besar ini, Gembira Parenting resmi memperkenalkan Tunas Community Hub melalui acara bertajuk Road to Tunas Community Hub yang sukses digelar di Sekolah Tanah Tingal, Tangerang Selatan pada Kamis, 29 Januari 2026.

Wadah berbasis komunitas ini diinisiasi oleh Gembira Parenting sebagai perpanjangan tangan dari inisiatif PP Tunas (Tunggu Anak Siap), sebuah gerakan yang mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kematangan usia dan kesiapan mental anak sebelum berinteraksi sepenuhnya dengan platform digital. Visi utama gerakan ini ialah untuk membersamai orang tua agar memiliki tempat bernaung, ruang berbagi, serta panduan konkret dalam menjaga buah hati mereka di jagat digital.

Baca juga: Wamenkomdigi: AI Ubah Pola Serangan Siber Jadi Lebih Cepat dan Masif

Sebagai bentuk nyata dari kolaborasi lintas ekosistem, hingga saat ini sebanyak 43 komunitas dari berbagai wilayah di Indonesia serta 42 sekolah di kawasan Jabodetabek telah resmi bergabung dalam Tunas Community Hub.

Seluruh komunitas dan sekolah tersebut menyatakan komitmennya dengan menandatangani Surat Pernyataan Dukungan, sebagai bentuk kesediaan untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pendampingan anak di dunia digital.

Keterlibatan ini menegaskan bahwa isu perlindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara keluarga, komunitas, dan institusi pendidikan.

Lihat video: Penjaga Masa Depan Bangsa, Tantangan Guru Kian Kompleks di Era Digital


Forum kolaboratif ini menjadi ruang diskusi yang menjelaskan bahwa internet hari ini tidaklah bersih seperti kertas putih; seiring waktu, ruang digital diisi oleh sisi baik dan buruk secara berdampingan.

Hadir mewakili Menteri Komdigi, Kepala BPSDM Komdigi Bonifasius Wahyu Pujianto, memaparkan tantangan serius terkait keamanan digital.

"Ranah digital atau internet tidak bersih seperti kertas putih. Tidak menafikkan adanya penipuan di ruang digital, bahkan kejahatan seksual berbasis online itu nyata dan berdampak ke psikologis. Child grooming bahkan sangat susah dihentikan karena sifatnya person-to-person," ungkapnya, Minggu (1/2/2026).

Bonifasius menekankan perlindungan terhadap anak-anak adalah prioritas utama melalui program literasi digital CABE (Cakap, Aman, Budaya, dan Etika Digital), karena risiko di ruang digital adalah nyata dan tidak hampa.

Founder Gembira Parenting Reza Imran Yanuar menegaskan pembentukan Tunas Community Hub berangkat dari kesadaran bahwa orang tua adalah garda perlindungan pertama bagi anak, namun mereka tidak boleh dibiarkan berjalan sendirian.

Sebagai wadah yang kini membersamai 2.500 member, Gembira Parenting memposisikan diri sebagai katalis yang mempertemukan para ahli dengan orang tua.

"Kami menyambut baik PP Tunas ini, namun di lapangan kami melihat orang tua masih bingung bagaimana harus berperan. Gembira Parenting tidak bisa berjalan sendiri untuk menangani isu sebesar ini, itulah mengapa kami menginisiasi Tunas Community Hub. Kami ingin memastikan para orang tua memiliki komunitas yang membersamai mereka dalam menjalani parenting journey, sehingga tidak ada lagi yang merasa berjuang sendirian menjaga anak di dunia digital," jelas Reza.

Perspektif mengenai pola asuh diperdalam oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, Tokoh Perempuan dan Anggota DPR RI, yang menyoroti pentingnya perubahan paradigma orang tua. Beliau mengingatkan agar orang tua tidak terjebak dalam fenomena ‘baby forever’ yang selalu menganggap anak harus dijauhkan dari masalah tanpa dibekali kesiapan.

"Salah satu kesalahan orang tua adalah baby forever, menganggap anak sebagai sosok yang harus dijauhkan dari masalah. Padahal mereka adalah calon pemimpin masa depan. Jika ingin mereka sukses, kita harus siapkan mereka menghadapi konsekuensi dan memberikan pilihan. Pendekatannya harus dengan empati; orang tua dan guru adalah garda terdepan yang mau tidak mau harus sadar dan memiliki kedekatan dengan dunia digital," tegas Rahayu.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Alfreno Kautsar Ramadhan (Staf Khusus Menteri Komdigi RI) serta Husnul Khotimah (Praktisi Pendidikan) yang turut memperkaya diskusi mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Tunas Community Hub yang digagas oleh Gembira Parenting ini diharapkan menjadi ekosistem yang hangat dan kolaboratif, memastikan bahwa di tengah dunia digital yang tanpa batas, penjagaan terbaik adalah kehadiran dan kedekatan yang tidak berjarak antara orang tua dan anak. Dengan adanya wadah ini, orang tua kini memiliki panduan dan teman seperjalanan untuk menciptakan ruang tumbuh anak yang lebih aman, positif, dan berdaya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Komdigi Sebut Registrasi...
Komdigi Sebut Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik Sederhana dan Cepat, Begini Prosesnya
Komdigi Wajibkan Registrasi...
Komdigi Wajibkan Registrasi SIM Card Wajib Gunakan Biometrik untuk Pengguna Baru Mulai Awal Juli
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Rekomendasi
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Berita Terkini
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved