Hindari Masker Scuba dan Buff

Kamis, 17 September 2020 - 06:10 WIB
loading...
A A A
Hingga kemarin Satgas Penanganan Covid-19 belum tegas melarang penggunaan masker scuba dan buff untuk perlindungan diri selama pandemi ini. Namun satgas mengakui kedua jenis masker tersebut terlalu tipis dan hanya satu lapis sehingga kemungkinan untuk tembus atau tidak bisa menyaring virus lebih besar. Karena itu satgas menyarankan masyarakat menggunakan masker yang berkualitas.

Selain itu masker scuba sering mudah untuk ditarik ke bawah, ke dagu sehingga fungsi masker jadi hilang. Maka dari itu gunakan masker dengan cara yang tepat untuk melindungi dan menutup area batang hidung, hidung, sampai mulut dan rapat di pipi,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Wiku menuturkan, masker yang baik adalah masker bedah. Masker kain berbahan katun juga bagus jika berlapis tiga sehingga memiliki kemampuan filtrasi atau menyaring partikel virus ini lebih baik dengan jumlah lapisan yang lebih banyak.

“Jadi masker ini adalah salah satu cara yang digunakan untuk mencegah penularan Covid-19. Kita pahami ini semua dengan baik dan semua masyarakat, terutama yang ada di daerah publik dan berinteraksi dengan orang lain, harus menggunakan masker,” katanya.

Efektivitas penggunaan masker jenis scuba dan buff untuk mencegah persebaran Covid-19 mendapat perhatian setelah PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengeluarkan aturan baru mengenai pencegahan penularan virus corona (Covid-19) di dalam KRL komuter Jabodetabek. (Baca juga: Rusia Jual 100 Juta Dosis Vaksin Covid-19 ke India)

Dalam akun Instagramnya PT KCI meminta para penumpang yang hendak melakukan perjalanan dengan menggunakan layanan KRL tidak menggunakan masker scuba dan buff dengan alasan masker jenis tersebut terlalu tipis sehingga tak bisa menjamin droplet yang menjadi media virus corona teradang. PT KCI pun menyatakan persentase penyaringan dari masker jenis tersebut amatlah minim, yakni 0–5%.

Sebagai gantinya PT KCI menyarankan calon pengguna KRL memakai masker N95, yaitu jenis masker yang memiliki efektivitas tertinggi untuk mencegah paparan debu, virus, dan bakteri sebesar 95­–100%. Kemudian masker bedah memiliki efektivitas 80–95%, masker jenis FFPI 80–95%, masker bahan tiga lapis 50–70%.

Vice President Coorporate Communication PT KCI, Anne Purba, yang dimintai konfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia menandaskan, penggunaan masker memang menjadi salah satu prosedur keselamatan yang diterapkan KRL. Bahkan kewajiban ini telah ditetapkan sejak April 2020 saat pandemi corona ini menyebar di Indonesia dan Jakarta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
Sentuhan Kenyamanan...
Sentuhan Kenyamanan di Mina, Layanan Haji Reguler yang Makin Manusiawi
TNI Ikut Atasi Begal,...
TNI Ikut Atasi Begal, DPR: Harus Terukur dan Punya Dasar Hukum yang Jelas
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Mantan Komisioner KPU...
Mantan Komisioner KPU Bicara Ambang Batas Parlemen: Idealnya 0 %
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Komisi III DPR Nilai...
Komisi III DPR Nilai Kasus Amsal Sitepu Janggal, Proses Hukum Tak Objektif
Rekomendasi
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Local Pride, Ini 8 Tim...
Local Pride, Ini 8 Tim Piala Dunia 2026 yang Pakai Skuad Full Kelahiran Negaranya Sendiri
Ingin Menikah? Bulan...
Ingin Menikah? Bulan Zulhijjah dan Muharram Jadi Waktu yang Penuh Keberkahan
Berita Terkini
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved