Kinerja SSDM Polri Menuai Apresiasi
Minggu, 25 Januari 2026 - 19:56 WIB
loading...
Founder Kontra Narasi sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Syarikat Islam Sandri Rumanama. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kinerja Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri menuai apresiasi. SSDM Polri dianggap mampu menerjemahkan kebijakan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dengan baik.
“Mereka bisa menerjemahkan kebijakan Kapolri dengan baik, selain itu mereka juga sangat respektif terhadap kehendak transformasi Polri oleh publik, kita apresiasi itu,” kata Founder Kontra Narasi sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Syarikat Islam Sandri Rumanama, Minggu (25/1/2026).
Dia mengatakan, tugas SSDM Polri adalah mengelola seluruh aspek personel Polri, sehingga kerja mereka sangat berat. Namun, dia melihat SSDM Polri bisa mentranformasi personel kepolisian saat ini. “Mereka mempunyai tugas mengelola dan mengurus 6.919 personel, bukan hal mudah,” ujarnya.
Sandri menguraikan bahwa mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, pelatihan, asesmen, mutasi, hingga kesejahteraan, dan kesehatan, rohani, jasmani, moril, materil, serta administrasi kepegawaian dan psikologi kepolisian adalah tugas berat yang diemban oleh SSDM Polri.
"Tugas mereka sangat berat untuk satu prinsipnya yakni memastikan anggota Polri profesional, berkualitas, dan sejahtera dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.
Ia mengatakan bahwa salah satu indikator kesuksesan SSDM Polri adalah soal rekrutmen yang profesional dan terbuka. Selain itu, pelatihan pelatihan serta asesmen peningkatan kapabilitas personel kepolisian mengalami tren positif dalam pelayanan publik.
Di sisi lain, mental aparatur personel kepolisian sudah bertransformasi menjadi polisi moderen, kolaboratif, humanis, dan prima dalam pelayanan serta pengayoman.
“Indeks Pelayanan Publik (IPP) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Polri mengukur kualitas layanan kepolisian (SIM, SKCK, SPKT) berdasarkan kecepatan, kemudahan, dan profesionalisme, IPP Polres meningkat menjadi 3,88 (kategori Baik), dengan tingkat kepuasan publik mencapai 79,8% di 2025, mencerminkan peningkatan signifikan dan fokus pada transformasi Presisi,” pungkasnya.
“Mereka bisa menerjemahkan kebijakan Kapolri dengan baik, selain itu mereka juga sangat respektif terhadap kehendak transformasi Polri oleh publik, kita apresiasi itu,” kata Founder Kontra Narasi sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) Syarikat Islam Sandri Rumanama, Minggu (25/1/2026).
Dia mengatakan, tugas SSDM Polri adalah mengelola seluruh aspek personel Polri, sehingga kerja mereka sangat berat. Namun, dia melihat SSDM Polri bisa mentranformasi personel kepolisian saat ini. “Mereka mempunyai tugas mengelola dan mengurus 6.919 personel, bukan hal mudah,” ujarnya.
Sandri menguraikan bahwa mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, pelatihan, asesmen, mutasi, hingga kesejahteraan, dan kesehatan, rohani, jasmani, moril, materil, serta administrasi kepegawaian dan psikologi kepolisian adalah tugas berat yang diemban oleh SSDM Polri.
"Tugas mereka sangat berat untuk satu prinsipnya yakni memastikan anggota Polri profesional, berkualitas, dan sejahtera dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.
Ia mengatakan bahwa salah satu indikator kesuksesan SSDM Polri adalah soal rekrutmen yang profesional dan terbuka. Selain itu, pelatihan pelatihan serta asesmen peningkatan kapabilitas personel kepolisian mengalami tren positif dalam pelayanan publik.
Di sisi lain, mental aparatur personel kepolisian sudah bertransformasi menjadi polisi moderen, kolaboratif, humanis, dan prima dalam pelayanan serta pengayoman.
“Indeks Pelayanan Publik (IPP) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Polri mengukur kualitas layanan kepolisian (SIM, SKCK, SPKT) berdasarkan kecepatan, kemudahan, dan profesionalisme, IPP Polres meningkat menjadi 3,88 (kategori Baik), dengan tingkat kepuasan publik mencapai 79,8% di 2025, mencerminkan peningkatan signifikan dan fokus pada transformasi Presisi,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :