Dewan Perdamaian Gaza: Jalan Damai atau Labirin Geopolitik?

Jum'at, 23 Januari 2026 - 08:09 WIB
loading...
A A A
Ketiga, soal agenda. Trump bukan tokoh yang bebas dari sejarah panjang politik Israel–Palestina. Kebijakan “Deal of the Century”, pengakuan terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel, hingga normalisasi Abraham Accords adalah jejak yang tidak bisa dihapus begitu saja hanya dengan menempelkan stiker “peace” di Davos.

Jika agenda Dewan Perdamaian hanya memoles strategi lama dengan baju baru, maka Gaza berpotensi direduksi menjadi laboratorium rekonstruksi, tanpa perubahan struktural terhadap akar konflik. Ini yang menjadi pertanyaan besar yang jawabannya tidak jelas.

Dengan demikian, apakah Dewan Perdamaian ini buruk? Tidak mudah menjawabnya. Inilah kompleksitas dunia modern, di mana kebijakan yang cacat legitimasi pun dapat mendatangkan manfaat pragmatis. Gaza, memang, membutuhkan rekonstruksi, dan itu membutuhkan uang, teknologi, dan jalur politik yang jelas.

Jika Dewan Perdamaian bisa membuka keran pendanaan yang selama ini tertahan oleh sanksi, veto, dan kalkulasi geopolitik, maka rakyat Gaza dapat melihat secercah cahaya di ujung terowongan. Lebih jauh, tesis moral yang perlu diperbincangkan serius adalah perdamaian yang baik bukan hanya dihitung dari jumlah dolar dan semen yang masuk Gaza. Tetapi dari kemampuan dunia mengembalikan posisi rakyat Palestina sebagai subjek sejarah, bukan objek diplomasi.

Perdamaian tanpa keadilan adalah gencatan sejata retorik dan gencatan retorik tersebut bisa lebih berbahaya daripada perang yang terbuka. Indonesia dan negara Muslim yang bergabung memanggul tanggung jawab strategis, yaitu memastikan forum ini tidak berubah menjadi panggung hegemonik satu aktor, tetapi dapat menyalin rupa menjadi ruang koreksi moral kolektif.

Politik internasional memang tidak menyediakan hasil yang sempurna. Namun, ia menyediakan ruang pilihan. Dan dalam kasus Gaza, menurut pandangan penulis, pilihan yang bermartabat adalah yang menempatkan rakyat Palestina sebagai pusat desain, bukan ornamen.

Dengan ujaran lain, rakyat Palestina yang berhak menentukan masa depannya sendiri. Dalam hal ini, keikutsertaan Indonesia merupakan perwujudan dari doktrin “bebas aktif” di dunia modern. Pungkasannya, dari Davos hingga Gaza, perjalanan perdamaian masih panjang dan penuh onak duri.

Pertanyaan sederhana namun menentukan yang bisa diajukan adalah apakah Dewan Perdamaian bentukan Trump benar-benar untuk perdamaian Gaza?
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rekomendasi
UMB Gelar GEN Z SPEAKS:...
UMB Gelar GEN Z SPEAKS: Aware or Controlled?, Hadirkan Pandji hingga Rian Fahardhi
Ruben Onsu Janji Tak...
Ruben Onsu Janji Tak Batasi Sarwendah Bertemu Anak Jika Menang Gugatan Hak Asuh
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Berita Terkini
Menlu dan Ketua MPR...
Menlu dan Ketua MPR Akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Iran Ali Khamenei pada 9 Juli
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved