Banjir Pantura Rendam Rel KA, Komisi V DPR Ingatkan Rapuhnya Infrastruktur Transportasi
Rabu, 21 Januari 2026 - 12:38 WIB
loading...
A
A
A
Politikus PKB ini menegaskan jika persoalan banjir di rel kereta api di jalur pantura bukanlan persoalan insindentil karena terus berulang. Menurutnya dibutuhkan kajian mendalam dari pemerintah untuk mencari solusi permanen agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
"Harus ada kajian strategi penanganan rel yang terendam banjir di jalur pantura. Apakah harus ada peninggian titik-titik rel tertentu, pembangunan drainase, atau pembangunan sabuk hijau di kawasan sekitar rel yang menjadi langganan banjir. Opsi-opsi ini harus segera dipikirkan oleh pemerintah," ujarnya.
Huda menilai dalam waktu dekat peninggian elevasi rel di atas titik banjir tertinggi menjadi hal paling fundamental yang harus dilakukan. Meskipun biaya konstruksinya relatif tinggi, namun hal itu masih jauh lebih murah dibandingkan dengan kerugian ekonomi akibat lumpuhnya logistik nasional.
"Yang harus diingat kereta api saat ini menjadi salah satu tulang punggung transportasi nasional di Pulau Jawa. Jika tidak ada perbaikan fundamental terkait daya dukung infrastrukturnya maka kerugian ekonomi akan sangat besar di jangka panjang," katanya.
"Harus ada kajian strategi penanganan rel yang terendam banjir di jalur pantura. Apakah harus ada peninggian titik-titik rel tertentu, pembangunan drainase, atau pembangunan sabuk hijau di kawasan sekitar rel yang menjadi langganan banjir. Opsi-opsi ini harus segera dipikirkan oleh pemerintah," ujarnya.
Huda menilai dalam waktu dekat peninggian elevasi rel di atas titik banjir tertinggi menjadi hal paling fundamental yang harus dilakukan. Meskipun biaya konstruksinya relatif tinggi, namun hal itu masih jauh lebih murah dibandingkan dengan kerugian ekonomi akibat lumpuhnya logistik nasional.
"Yang harus diingat kereta api saat ini menjadi salah satu tulang punggung transportasi nasional di Pulau Jawa. Jika tidak ada perbaikan fundamental terkait daya dukung infrastrukturnya maka kerugian ekonomi akan sangat besar di jangka panjang," katanya.
(abd)
Lihat Juga :