Tamsil Guru Non-ASN: Stimulus Sunyi bagi Otak dan Ekonomi Bangsa

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:29 WIB
loading...
Tamsil Guru Non-ASN:...
Faozan Amar, Associate Professor Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA dan Direktur Al Wasath Institute. Foto/Istimewa
A A A
Faozan Amar
Associate Professor Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHAMKA dan Direktur Al Wasath Institute

ISU kesejahteraan guru kembali mengemuka di ruang publik. Perbincangan warganet mengenai gaji pegawai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai lebih tinggi dibandingkan honor guru non-ASN memicu polemik luas.

Diskursus ini bahkan sempat menjadi topik hangat di media sosial X pada 19 Januari 2026, seiring beredarnya perbandingan anggaran MBG tahun 2026 sebesar Rp335 triliun yang secara hipotetis dinilai cukup untuk menggaji jutaan guru honorer.

Narasi tersebut memunculkan kesan seolah pemerintah lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan “highlight” ketimbang investasi pada kualitas sumber daya manusia.

Padahal, di balik hiruk-pikuk perdebatan publik, pemerintah sebenarnya telah menjalankan kebijakan afirmatif bagi guru, salah satunya melalui Program Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi Guru Non-ASN yang mulai diimplementasikan sejak 2025 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen, 2025).

Program Tamsil ditujukan bagi guru honorer yang belum bersertifikasi, baik di sekolah negeri maupun swasta. Bantuan tunai ini rata-rata sebesar Rp300 ribu per bulan dan dapat dicairkan secara bertahap atau rapel.

Sasaran penerimanya adalah guru yang terdaftar dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi serta tidak menerima bantuan sosial lain. Meski secara nominal terlihat terbatas, Tamsil dirancang sebagai bantalan ekonomi yang diharapkan mampu menjaga keberlanjutan profesi guru di tengah tekanan biaya hidup yang meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Rekomendasi
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Berita Terkini
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved