Ditjen Bina Adwil Kemendagri Percepat Rehabilitasi Aceh Pascabencana
Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu poin utama yang diangkat dalam pertemuan ini adalah peran aktif Ditjen Bina Adwil dalam sub-urusan bencana. Di sela-sela agenda kick off anggaran, Dirjen Safrizal terus memantau dan mengoordinasikan langkah-langkah darurat dan pemulihan di Aceh.
Safrizal juga memberikan perhatian khusus pada penanganan bencana di wilayah Sumatera, terutama Aceh. Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026, Safrizal telah ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah Aceh dalam Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Lihat video: Rehab Pascabencana Dipercepat, Pemerintah Fokus Pulihkan Aceh dan Sumatra
Peran strategis ini menuntut penyesuaian postur anggaran dan rencana kerja Ditjen Bina Adwil 2026 untuk mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak. Salah satu fokus utama adalah koordinasi penyusunan Rencana Induk Penanggulangan Bencana Provinsi Aceh yang ditargetkan selesai pada Maret 2026. Dalam kesempatan itu, Safrizal terus memantau dan mengoordinasikan langkah-langkah darurat dan pemulihan di Aceh.
Sekretaris Ditjen Bina Adwil Sri Purwaningsih memaparkan Pagu Alokasi Anggaran TA 2026 ditetapkan sebesar Rp362.032.974. Namun, terdapat pencadangan anggaran sebesar Rp54,4 miliar untuk mendukung Prioritas Direktif Presiden, sehingga Pagu Efektif yang akan dikelola adalah sebesar Rp307.534.215.
Safrizal juga memberikan perhatian khusus pada penanganan bencana di wilayah Sumatera, terutama Aceh. Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026, Safrizal telah ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah Aceh dalam Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Lihat video: Rehab Pascabencana Dipercepat, Pemerintah Fokus Pulihkan Aceh dan Sumatra
Peran strategis ini menuntut penyesuaian postur anggaran dan rencana kerja Ditjen Bina Adwil 2026 untuk mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak. Salah satu fokus utama adalah koordinasi penyusunan Rencana Induk Penanggulangan Bencana Provinsi Aceh yang ditargetkan selesai pada Maret 2026. Dalam kesempatan itu, Safrizal terus memantau dan mengoordinasikan langkah-langkah darurat dan pemulihan di Aceh.
Sekretaris Ditjen Bina Adwil Sri Purwaningsih memaparkan Pagu Alokasi Anggaran TA 2026 ditetapkan sebesar Rp362.032.974. Namun, terdapat pencadangan anggaran sebesar Rp54,4 miliar untuk mendukung Prioritas Direktif Presiden, sehingga Pagu Efektif yang akan dikelola adalah sebesar Rp307.534.215.
Lihat Juga :