Ketahanan Kesehatan Nasional Hanya Dapat Terwujud melalui Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:04 WIB
loading...
A A A
Melalui buku ini, dia mengajak publik melihat kesehatan sebagai sistem perlindungan kehidupan, sebuah sistem yang bekerja sebelum risiko muncul dan tetap hadir ketika tantangan datang. Buku ini lahir dari refleksi panjang atas pengalaman lapangan, dialog lintas disiplin, serta kebutuhan membangun sistem kesehatan yang tidak hanya tanggap, tetapi juga tangguh dan berkelanjutan.

“Karena itu, buku ini mendorong kolaborasi penuh antara pemerintah, tenaga profesional, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat sebagai satu ekosistem kehidupan yang saling menguatkan,” tuturnya.

Dalam kerangka tersebut, kesehatan dipahami sebagai bahasa bersama kebangsaan, bahasa yang menyatukan berbagai peran dan latar belakang, karena semuanya berangkat dari satu kepentingan yang sama: kehidupan. Pendekatan ini diharapkan mampu menggeser cara pandang kolektif dari reaktif menjadi preventif, dari sektoral menjadi sistemik, serta dari jangka pendek menjadi lintas generasi.

Cashtry menekankan bahwa buku ini tidak ditulis untuk mengkritik, melainkan untuk mengajak semua pihak berjalan bersama. Keberhasilan buku ini, menurutnya, tidak diukur dari angka penjualan atau sorotan media, tetapi ketika gagasannya hidup menjadi rujukan pemikiran, memperkaya diskursus publik, dan memandu kolaborasi nyata dalam membangun ketahanan kesehatan nasional.

Sementara itu, Board of Advisors Prasasti Center for Policy Studies Burhanuddin Abdullah menilai buku ‘Selamatkan Nyawa, Hadirkan Tawa’ Karya DR. Cashtry sarat makna, betapa pentingnya pembangunan kesehatan di Indonesia. Bukan hanya dari sisi kebijakan dan sistem, tetapi juga dari sisi kemanusiaan, dampak nyata pelayanan kesehatan terhadap kehidupan masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
Talenta Digital harus...
Talenta Digital harus Diperkuat untuk Kedaulatan Digital dan Ketahanan Nasional
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Jelang Iduladha, Aldi...
Jelang Iduladha, Aldi Taher Serukan Makan Daging Tanpa Takut Kolesterol
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
Rekomendasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved