Survei Puspoll: Mayoritas Publik Menolak Pilkada Dikembalikan ke DPRD

Jum'at, 09 Januari 2026 - 06:45 WIB
loading...
A A A
Direktur Eksekutif Pusat Polling Indonesia, Chamad Hojin mengatakan bahwa hasil survei ini menunjukkan bahwa Pilkada langsung masih dipandang publik sebagai bagian penting dari hak politik warga negara.

“Hasil survei kami menunjukkan lebih dari 80 persen masyarakat masih ingin kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat. Ini menegaskan bahwa pilkada langsung dipandang sebagai hak dasar warga, bukan sekadar soal teknis pemilihan. Ketika pilkada dikembalikan ke DPRD, ada kekhawatiran bahwa kepala daerah akan lebih bertanggung jawab kepada elite politik, bukan kepada masyarakat,” ujar Chamad Hojin, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Membela Kedaulatan Rakyat dan Demokrasi Pancasila: Tolak Pilkada DPRD

Survei Puspoll juga mencatat, alasan utama masyarakat mendukung Pilkada langsung adalah karena dianggap sebagai hak rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung, yang dipilih oleh 52,7 persen responden.

Alasan lain meliputi keinginan agar masyarakat lebih mengenal kepala daerahnya (15 persen), mendorong partisipasi politik (7,9 persen), serta membatasi dominasi elite dan praktik politik transaksional (5,8 persen).

Dalam konteks ini, wacana pengembalian pilkada ke DPRD muncul bersamaan dengan perdebatan mengenai tingginya biaya politik dan efektivitas tata kelola Pilkada langsung.

Namun, temuan survei Puspoll mengindikasikan adanya jarak antara pertimbangan elite dan preferensi publik, khususnya terkait makna pilkada sebagai sarana penyaluran kedaulatan rakyat, bukan semata persoalan administratif atau anggaran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Mengejutkan! Konsumen...
Mengejutkan! Konsumen Usia 55 Tahun ke Atas Tertinggi Adopsi AI
Rekomendasi
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Berita Terkini
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved