Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak: Ada Kartel Dalam Pengelolaan Haji
Selasa, 06 Januari 2026 - 08:32 WIB
loading...
A
A
A
“Jadi kalau pesan Presiden itu, sektor ini harus paling bersih karena inikan jalan suci. Kalau orang Islam kan ibaratnya kalau orang sudah haji kira-kira makomnya sudah tinggi. Ini merupakan ibadah tertinggi, sudah puncak. Kan kalau di Islam kita syahadat dulu, puncak paling tinggi adalah haji, itu sudah paripurna sudah kaffah,” katanya.
“Tapi kalau kemudian dijalankan dengan cara kotor, itukan mengerikan. Kata presiden ini harus dihentikan seperti ini-seperti ini. Kalau ibarat presiden itu kalau saya analogikan, kalau semuanya sudah korupsi kata Presiden, harusnya kementerian ini enggak ada korupsi sama sekali karena kalian ngurusin ibadah puncak dari umat Islam jadi harusnya enggak ada korupsi sama sekali,” kata Dahnil.
Dahnil berkomitmen untuk membersihkan kartel dalam pelaksanaan haji. Sebab semua proses dari mulai penetapan kuota sampai pelaksanaan ibadah ada rentenya.
“Saya berani melawan kartel karena kami ingin bersih, kami ingin sektor perhajian ini dikelola dengan baik. Ini semua proses mulai dari kuota, sampai nanti pelaksanaan itu semuanya ada masalah, dan semuanya ada rentenya,” ucapnya.
“Tapi kalau ada maling di sektor ini, berarti kalianlah koruptor yang paling mengerikan di dunia ini karena sektor yang harusnya dikelola dengan cara-cara baik justru dikotori dengan cara-cara yang tidak baik. Oleh sebab itu, saya pastikan ke Gus Irfan, ini Ibda bin Nafsi kalau kita mau membersihkan sektor ini harus dimulai dari diri sendiri,” tambahnya.
“Tapi kalau kemudian dijalankan dengan cara kotor, itukan mengerikan. Kata presiden ini harus dihentikan seperti ini-seperti ini. Kalau ibarat presiden itu kalau saya analogikan, kalau semuanya sudah korupsi kata Presiden, harusnya kementerian ini enggak ada korupsi sama sekali karena kalian ngurusin ibadah puncak dari umat Islam jadi harusnya enggak ada korupsi sama sekali,” kata Dahnil.
Dahnil berkomitmen untuk membersihkan kartel dalam pelaksanaan haji. Sebab semua proses dari mulai penetapan kuota sampai pelaksanaan ibadah ada rentenya.
“Saya berani melawan kartel karena kami ingin bersih, kami ingin sektor perhajian ini dikelola dengan baik. Ini semua proses mulai dari kuota, sampai nanti pelaksanaan itu semuanya ada masalah, dan semuanya ada rentenya,” ucapnya.
“Tapi kalau ada maling di sektor ini, berarti kalianlah koruptor yang paling mengerikan di dunia ini karena sektor yang harusnya dikelola dengan cara-cara baik justru dikotori dengan cara-cara yang tidak baik. Oleh sebab itu, saya pastikan ke Gus Irfan, ini Ibda bin Nafsi kalau kita mau membersihkan sektor ini harus dimulai dari diri sendiri,” tambahnya.
(cip)
Lihat Juga :