Revisi UU Pemilu: Adaptasi Digital dan Gen Alpha Kunci Demokrasi Masa Depan

Sabtu, 03 Januari 2026 - 18:12 WIB
loading...
Revisi UU Pemilu: Adaptasi...
Mohammad Saihu Dosen Prodi Ilmu Politik Universitas Sunan Gresik. Foto/istimewa
A A A
Mohammad Saihu
Dosen Prodi Ilmu Politik Universitas Sunan Gresik

PEMILU tidak lagi sekadar ritual formal dengan kertas suara dan kampanye konvensional. Generasi baru—Gen Alpha, lahir sekitar 2010–2024—akan menjadi pemilih dominan pada Pemilu 2029 dan Pilkada 2031. Mereka berusia 17–21 tahun, melek digital, dan terbiasa berinteraksi melalui TikTok, Reels, Shorts, WhatsApp, Telegram, dan berbagai platform online lainnya.

Bahkan praktik politik uang pun telah bertransformasi, dari amplop fisik menjadi QRIS dan e-wallet. Pola komunikasi, cara memperoleh informasi, dan perilaku politik mereka berbeda jauh dari generasi sebelumnya. Mengabaikan karakter ini berpotensi membuat demokrasi kehilangan relevansi dan legitimasi di mata pemilih muda.

Dalam konteks tersebut, UU Pemilu harus adaptif terhadap realitas digital dan perilaku generasi baru, agar demokrasi tetap hidup, partisipasi publik tinggi, dan penyelenggaraan pemilu profesional. Regulasi yang kaku dan tidak responsif terhadap inovasi teknologi berisiko menurunkan kepercayaan publik dan mengurangi partisipasi. Integrasi teknologi digital bukan sekadar mempermudah administrasi, tetapi juga memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Literasi politik dan pendekatan edukatif bagi pemilih pemula harus diperkuat, agar mereka memahami hak dan tanggung jawabnya, serta mampu membedakan informasi faktual dari manipulasi.

Selain itu, penyusunan UU Pemilu harus memperhatikan berbagai aspek teknis. Sistem pemilu terbuka atau tertutup perlu ditentukan dengan cermat, menyesuaikan perilaku pemilih muda yang semakin melek digital. Penentuan daerah pemilihan atau dapil juga menjadi perhatian penting; distribusi kursi harus adil, representatif, dan responsif terhadap perubahan demografis agar tidak terjadi ketimpangan representasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Pimpinan DPR Sangkal...
Pimpinan DPR Sangkal Beri Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu
Sekjen Demokrat Buka...
Sekjen Demokrat Buka Suara soal Isu Capres Minimal Diusung 3 Partai: Belum Pernah Dibahas
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Endus Potensi Rekayasa Konstitusi RUU Pemilu: Ada Bahaya yang Mengintai
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Prabowo Tantang Lawan...
Prabowo Tantang Lawan Politik: Nggak Suka Sama Saya? Silakan Maju di 2029!
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki,...
15 Tahun Jalan Tak Diperbaiki, Warga Cilegon Ancam Golput di Pemilu 2029
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved