Abai Protokol Covid 19? Di Pakistan Masjid Digembok, Imam Dibawa Polisi

Senin, 04 Mei 2020 - 16:03 WIB
loading...
A A A
Di Karachi, beberapa imam masjid dicokok polisi karena tidak mematuhi protokol tersebut. Geger. Kericuhan jemaah dengan aparat keamanan pun meruyak.

Kisruh berakhir setelah pemerintah setempat dan aparat keamanan bertemu dengan tokoh-tokoh agama. Akhirnya tercapai kesepakatan,"Ibadah di masjid boleh dilanjutkan, asalkan mematuhi protokol kesehatan yang diawasi petugas,” papar Andi Ahmad Bastari, Minister Counsellor KBRI Pakistan kepada SINDOnews.

Jumlah jemaah pun dibatasi dengan pengawasan aparat keamanan. “Bila ada masjid yang berani melanggar kesepakatan, maka sanksinya adalah penggembokan pintu, dan imamnya dibawa ke kantor polisi,” sahutnya.

Salat Tarawih sendiri di negeri Asia Selatan ini memakan waktu cukup lama. Imam-imam salat tarawih membaca surat-surat panjang dalam 21 rakaat. Mereka mematok target untuk khatam Al-Quran sebelum akhir Ramadan. Namun jemaah bergeming. Tidak ada yang meninggalkan masjid sebelum rakaat terakhir tuntas. “Bacaan surat panjang imam tidak menimbulkan kebosanan, karena ayat-ayat suci dilantunkan dengan fasih dan suara merdu,” lanjutnya.

Dalam kondisi normal, pada umumnya suasana Ramadan di Pakistan sama dengan di Indonesia. Pada pagi hari, pasar dan toko sepi. Masyarakat baru beraktivitas menjelang waktu solat zuhur. Bedanya, durasi puasa di Pakistan sedikit lebih lama. Azan subuh pukul 4.00 dan magrib pukul 6.53.

Suasana mulai hidup menjelang sore. Masyarakat mulai menyesaki pasar untuk berbelanja aneka makanan untuk iftar. Keramaian berlangsung hingga larut malam. Semua pusat perbelanjaan, rumah makan, ramai hingga menjelang waktu sahur. Masjid selalu penuh dengan jemaah yang menunaikan salat lima waktu maupun salat tarawih.

KBRI menyelenggarakan buka puasa bersama dengan WNI setiap hari Jumat dan Sabtu. Menu favorit WNI dan diaspora Indonesia sama dengan di tanah air, kolak pisang untuk takjil, lantas sajian utamanya aneka olahan ayam dan daging.

Bagi yang kangen makan tempe, sebenarnya tersedia di sana. Pemasoknya kelompok mahasiswa Indonesia yang mencari tambahan dengan membuat penganan fermentasi kedele. Namun produksinya sangat terbatas. Sebab itu, tutur Bastari,”Tempe merupakan menu istimewa karena langka.”

Selain tempe, ada juga tahu buatan warga negara Tiongkok. Sayang, rasanya,”Tidak seenak tahu Bandung.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Pengamat Militer Ungkap...
Pengamat Militer Ungkap Strategi China Bila Perundingan Damai Kedua AS-Iran Gagal
TNI AD Kirim 104 Perwira...
TNI AD Kirim 104 Perwira ke Pakistan, Ikuti Pendidikan Operasi Perang hingga Intelijen
Pakistan Jadi Lokasi...
Pakistan Jadi Lokasi Perundingan Iran-Amerika, Pengamat Militer: Islamabad Miliki Diplomasi Unik
Dubes Iran Ungkap Alasan...
Dubes Iran Ungkap Alasan Pilih Pakistan Jadi Juru Damai Konflik dengan Amerika
Silaturahmi Idulfitri...
Silaturahmi Idulfitri 1447 H, Prabowo Telepon Presiden Palestina hingga MBZ
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Rekomendasi
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
Berita Terkini
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
KPK: OTT di BPK Terkait...
KPK: OTT di BPK Terkait Temuan Pengadaan Smart TV di Muara Enim
PTPN III Gandeng KPK...
PTPN III Gandeng KPK Bangun Integritas dan Cegah Korupsi
Infografis
7 Masjid Tua di Jakarta...
7 Masjid Tua di Jakarta yang Ikonik dan Sarat Sejarah Islam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved