Refleksi Akhir Tahun, GibranKu Institute Komitmen Wujudkan Program Prioritas Asta Cita
Selasa, 30 Desember 2025 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 36 Kombes Polisi Dimutasi Kapolri Jelang Akhir 2025, Ini Nama-Namanya
Acara dibuka Direktur GibranKu Institute, Bayu Hermawan, yang menegaskan seluruh inisiatif lembaga ini diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah di bidang lingkungan hidup.
“Selama satu tahun terakhir, GibranKu Institute bersama Yayasan GPBI dan beberapa pihak telah menjalankan berbagai aksi lingkungan yang sejalan dengan prioritas pemerintah, mulai dari rehabilitasi lahan, penanaman pohon, hingga edukasi pengelolaan sampah,” katanya, Selasa (30/12/2025).
“Program-program ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai instansi. Ke depan, kami ingin memastikan agenda 2026 semakin terintegrasi dengan arah kebijakan nasional, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita dan program hijau pemerintah,” ujarnya.
Momentum refleksi ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan jajaran Dewan Pembina GibranKu Institute dan para tokoh pendukung.
Dewan Pembina GibranKu Institute Made Hariyantha yang juga menjabat sebagai CEO PT Sarana Pembangunan Bali, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri karbon nasional dan internasional.
Dalam pandangannya, Made menilai bahwa arah kebijakan pemerintah yang menempatkan ekonomi hijau dan transisi energi bersih sebagai prioritas harus didukung oleh aksi nyata di lapangan.
Acara dibuka Direktur GibranKu Institute, Bayu Hermawan, yang menegaskan seluruh inisiatif lembaga ini diarahkan untuk mendukung kebijakan pemerintah di bidang lingkungan hidup.
“Selama satu tahun terakhir, GibranKu Institute bersama Yayasan GPBI dan beberapa pihak telah menjalankan berbagai aksi lingkungan yang sejalan dengan prioritas pemerintah, mulai dari rehabilitasi lahan, penanaman pohon, hingga edukasi pengelolaan sampah,” katanya, Selasa (30/12/2025).
“Program-program ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan berbagai instansi. Ke depan, kami ingin memastikan agenda 2026 semakin terintegrasi dengan arah kebijakan nasional, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita dan program hijau pemerintah,” ujarnya.
Momentum refleksi ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan jajaran Dewan Pembina GibranKu Institute dan para tokoh pendukung.
Dewan Pembina GibranKu Institute Made Hariyantha yang juga menjabat sebagai CEO PT Sarana Pembangunan Bali, dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri karbon nasional dan internasional.
Dalam pandangannya, Made menilai bahwa arah kebijakan pemerintah yang menempatkan ekonomi hijau dan transisi energi bersih sebagai prioritas harus didukung oleh aksi nyata di lapangan.
Lihat Juga :