Refleksi Akhir Tahun, GibranKu Institute Komitmen Wujudkan Program Prioritas Asta Cita
Selasa, 30 Desember 2025 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
“Asta Cita pemerintah menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Karena itu, kami siap mengawal ide besar hijau bumi melalui program kerja konkret pada 2026. Salah satunya adalah gerakan penanaman satu juta pohon sebagai kontribusi nyata terhadap rehabilitasi lingkungan dan pengendalian krisis iklim,” tegasnya.
Hadir pula pengusaha perhotelan dan investor pariwisata berbasis alam yang juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Sarana Pembangunan Bali Donny Pur, serta pakar Manajemen dan Eksekutif perusahaan multinasional dan pernah menjabat petinggi organisasi pecinta lingkungan internasional Ade Swargo.
Kehadiran mereka memperkuat perspektif bahwa agenda lingkungan juga memiliki nilai strategis dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan dan pariwisata hijau.
Ketua Umum GibranKu Ananta Agung Junaedy yang melahirkan dan membentuk GibranKu Institute menekankan pentingnya pelibatan generasi muda dalam mengawal implementasi kebijakan hijau pemerintah.
“Salah satu semangat Asta Cita adalah memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Karena itu, rekomendasi dan aksi nyata dari diskusi ini akan kami implementasikan pada 2026 dengan memanfaatkan jejaring anak muda yang telah kami bangun di seluruh Indonesia. Jejaring ini akan kami kolaborasikan dengan tokoh-tokoh senior agar percepatan aksi lingkungan dapat berjalan efektif dan berdampak luas,” ungkapnya.
Sebagai informasi, GibranKu Institute merupakan lembaga think tank yang beranggotakan generasi muda, para ahli, cendekiawan, serta praktisi dari berbagai bidang. Lembaga ini didirikan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan rekomendasi kebijakan, kajian ilmiah, serta aksi nyata guna menyukseskan program nasional, khususnya pada sektor lingkungan hidup, ketahanan iklim, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, GibranKu Institute diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan inkubasi gagasan hijau bagi generasi muda Indonesia, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat sipil dalam mendukung visi besar pemerintahan Prabowo–Gibran menuju Indonesia yang maju, hijau, dan berdaulat secara ekologis.
Hadir pula pengusaha perhotelan dan investor pariwisata berbasis alam yang juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Sarana Pembangunan Bali Donny Pur, serta pakar Manajemen dan Eksekutif perusahaan multinasional dan pernah menjabat petinggi organisasi pecinta lingkungan internasional Ade Swargo.
Kehadiran mereka memperkuat perspektif bahwa agenda lingkungan juga memiliki nilai strategis dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan dan pariwisata hijau.
Ketua Umum GibranKu Ananta Agung Junaedy yang melahirkan dan membentuk GibranKu Institute menekankan pentingnya pelibatan generasi muda dalam mengawal implementasi kebijakan hijau pemerintah.
“Salah satu semangat Asta Cita adalah memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Karena itu, rekomendasi dan aksi nyata dari diskusi ini akan kami implementasikan pada 2026 dengan memanfaatkan jejaring anak muda yang telah kami bangun di seluruh Indonesia. Jejaring ini akan kami kolaborasikan dengan tokoh-tokoh senior agar percepatan aksi lingkungan dapat berjalan efektif dan berdampak luas,” ungkapnya.
Sebagai informasi, GibranKu Institute merupakan lembaga think tank yang beranggotakan generasi muda, para ahli, cendekiawan, serta praktisi dari berbagai bidang. Lembaga ini didirikan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan rekomendasi kebijakan, kajian ilmiah, serta aksi nyata guna menyukseskan program nasional, khususnya pada sektor lingkungan hidup, ketahanan iklim, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, GibranKu Institute diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan inkubasi gagasan hijau bagi generasi muda Indonesia, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat sipil dalam mendukung visi besar pemerintahan Prabowo–Gibran menuju Indonesia yang maju, hijau, dan berdaulat secara ekologis.
(cip)
Lihat Juga :