Kemenkes Dukung Program SIHREN Perkuat Ekosistem Kesehatan Indonesia
Kamis, 18 Desember 2025 - 08:29 WIB
loading...
Kemenkes mendukung Program SIHREN untuk memperkuat sistem kesehatan Indonesia. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) mendukung Program Strengthening Indonesia’s Healthcare Referral Network (SIHREN). Program ini menghadirkan layanan berkualitas tinggi yang merata bagi lebih dari 280 juta penduduk Indonesia.
Sebagai bagian dari kontrak jangka panjang yang dimenangkan melalui proses tender kompetitif, GE HealthCare akan memasok lebih dari 300 CT scan canggih ke rumah sakit umum di seluruh 38 provinsi, termasuk wilayah perkotaan dan terpencil.
Program ini bertujuan memodernisasi sistem rujukan nasional dan memperluas akses diagnostik serta pengobatan di seluruh nusantara, dengan fokus pada penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM), kesehatan ibu dan anak, serta ketahanan terhadap pandemi.
Baca juga: Penyakit Ancam Pengungsi, Kemenkes Diminta Kirim Nakes ke Lokasi Bencana
Presiden & CEO Internasional GE HealthCare Elie Chaillot, mengatakan, pihaknya mendukung visi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. "Investasi berkelanjutan kami dalam manufaktur lokal, pengembangan kapasitas, dan pelatihan mencerminkan komitmen untuk berkontribusi pada ketahanan sistem kesehatan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," ujarnya, Kamis (18/12/2025).
Sebagai bagian dari kontrak jangka panjang yang dimenangkan melalui proses tender kompetitif, GE HealthCare akan memasok lebih dari 300 CT scan canggih ke rumah sakit umum di seluruh 38 provinsi, termasuk wilayah perkotaan dan terpencil.
Program ini bertujuan memodernisasi sistem rujukan nasional dan memperluas akses diagnostik serta pengobatan di seluruh nusantara, dengan fokus pada penanganan Penyakit Tidak Menular (PTM), kesehatan ibu dan anak, serta ketahanan terhadap pandemi.
Baca juga: Penyakit Ancam Pengungsi, Kemenkes Diminta Kirim Nakes ke Lokasi Bencana
Presiden & CEO Internasional GE HealthCare Elie Chaillot, mengatakan, pihaknya mendukung visi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. "Investasi berkelanjutan kami dalam manufaktur lokal, pengembangan kapasitas, dan pelatihan mencerminkan komitmen untuk berkontribusi pada ketahanan sistem kesehatan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," ujarnya, Kamis (18/12/2025).
Lihat Juga :