Urgensi Indonesia Maritime Policy

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:43 WIB
loading...
A A A
Ada dua prinsip penting dari teori A.T. Mahan yang perlu diterapkan dalam Bab II buku "The Influence of Sea Power Upon History, 1660-1783": Sea Control, untuk menguasai jalur-jalur laut penting, dan Sea Denial, untuk menghalangi akses lawan. Memperkuat pertahanan negara kepulauan bukan hanya tentang mengatasi ancaman langsung, tetapi juga tentang menciptakan deterrence effect yang memastikan bahwa potensi ancaman dapat diatasi sebelum terjadi.

Keseluruhan upaya ini harus diintegrasikan dalam manajemen dan tata kelola laut yang baik yang terangkum dalam Indonesia Maritime Policy. Pengelolaan sumber daya laut harus dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan semua pilar pentahelix: pemerintah, akademisi, dunia usaha,masyarakat, dan media. Menggunakan prinsip Integrated Coastal Zone Management (ICZM) akan memastikan bahwa pengelolaan sumber daya dilakukan dengan memperhatikan keberlanjutan dan keadilan sosial berdasarkan pada UUD 1945 dan dasar negara Pancasila.

Pendekatan pentahelix menempatkan pemerintah sebagai perumus kebijakan, regulator dan pengawas yang menjamin pemanfaatan laut berjalan tertib dan berkelanjutan. Akademisi berperan menyediakan kajian ilmiah, inovasi teknologi, serta rekomendasi berbasis data sebagai landasan pengambilan keputusan. Dunia usaha menjadi penggerak ekonomi melalui investasi dan pemanfaatan sumber daya laut secara produktif dengan menerapkan prinsip keberlanjutan.

Masyarakat, khususunya komunitas pesisir, berperan sebagai pelaku utama yang memanfaatkan sekaligus menjaga kelestarian sumber daya laut melalui partisipasi aktif dan kearifan lokal. Sementara itu, media berperan menyebarluaskan informasi, meningkatkan kesadaran publik, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya laut.

Menjadi jelas bahwa rumusan doktrin maritim yang terurai dalam Indonesia Maritime Policy yang mencakup pengembalian identitas maritim, pelestarian budaya bahari, pembangunan infrastruktur, pertahanan dan kemananan, pemberdayaan wilayah khususnya Coastal Area, diplomasi pertahanan maritim, serta manajemen dan tata kelola laut sangat mendesak bagi Indonesia.

Ini bukan hanya untuk menjawab tantangan saat ini, tetapi juga untuk memastikan bahwa generasi yang akan datang mewarisi kekuatan maritim yang hebat. Sejak sebutan sebagai negara kepulauan, Indonesia belum pernah memiliki doktrin maritim, Strategi Maritim Indonesia, Strategi Keamanan Maritim Indonesia bahkan Strategi Militer Pertahanan Negara Kepulauan

Seluruh elemen ini harus diharmonisasikan untuk menciptakan bangsa maritim yang berdaulat, berkeadilan, dan berkelanjutan. Melalui sinergi yang kuat antar pemerintah, akademisi, masyarakat, sektor swasta, dan media, Indonesia dapat berdiri sebagai kekuatan maritim dunia bahkan menjadi pusat peradaban maritim yang menonjol, siap menghadapi masa depan dengan mengandalkan potensi laut yang melimpah. Dengan langkah-langkah ini, Indonesia tak hanya akan mampu menjalankan peran pentingnya di bidang maritim, tetapi juga akan memastikan bahwa laut kita tetap menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.

Saatnya kita menyatukan visi dan kekuatan sebagai satu bangsa, menyadari bahwa lautan bukan hanya sekedar sumber daya akan tetapi jantung kehidupan, identitas dan jiwa kita. Dengan semangat kebangkitan maritim, mari kita rawat laut yang memberi kehidupan, menciptakan kesejahteraan dan keberlanjutan. Bersama, kita bisa mengukir sejarah baru, di mana setiap ombak dan angin menjadi saksi perjuangan kita untuk Indonesia yang lebih makmur, berdaulat, dan berkeadilan. Saatnya kita mewujudkan cita-cita itu!
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved