Kesantunan Berbahasa Senjata Strategis Terkuat di Politik Kontemporer
Selasa, 16 Desember 2025 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
Temuan Santoso ini semakin relevan di tengah maraknya komunikasi politik digital yang sering kali instan dan reaktif. Berdasarkan analisis wacana kritisnya terhadap media sosial, debat publik, dan even komunikasi di lembaga legislatif, ia melihat adanya kebutuhan mendesak untuk meningkatkan literasi narasi di kalangan politisi. "Di era di mana setiap kata dapat di-viral dan didistorsi, presisi linguistik dan konsistensi etis bukan lagi sekadar gaya, melainkan kebutuhan strategis untuk bertahan dan memenangkan kepercayaan," paparnya.
Beberapa praktisi di dunia politik mulai menyadari hal ini. Seorang konsultan komunikasi dari Jakarta yang kerap menangani figur nasional menyebutkan bahwa pendekatan berbasis riset seperti yang dikembangkan Santoso mulai banyak diminati. "Klien mulai bertanya, tidak hanya 'bagaimana cara saya berbicara yang menarik?' tetapi lebih mendalam, 'bagaimana membangun narasi yang kredibel dan berkelanjutan?'. Karya-karya akademis Pak Dwi memberikan fondasi yang kuat untuk menjawab itu," ujarnya. Baca juga: Eropa Bersatu untuk Indonesia Soroti Kondisi RI Krisis Legitimasi Moral dan Politik
Santoso sendiri menutup dengan pandangan yang optimis sekaligus mendorong tindakan. "Saya percaya ada ruang untuk perubahan. Ketika kualitas wacana politik kita meningkat—ketika argumentasi dibangun di atas data, disampaikan dengan nalar yang tajam, namun tetap dalam bingkai saling menghormati—maka kualitas demokrasi dan kebijakan publik kita pun akan terdorong ke arah yang lebih baik. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kepemimpinan dan bangsa," terangnya.
Karya-karya Dwi Santoso, termasuk berbagai penelitiannya yang telah dipublikasikan di jurnal internasional, kini menjadi bahan diskusi akademis. Termasuk jadi referensi dalam ruang-ruang strategis tempat masa depan politik Indonesia dirancang.
Beberapa praktisi di dunia politik mulai menyadari hal ini. Seorang konsultan komunikasi dari Jakarta yang kerap menangani figur nasional menyebutkan bahwa pendekatan berbasis riset seperti yang dikembangkan Santoso mulai banyak diminati. "Klien mulai bertanya, tidak hanya 'bagaimana cara saya berbicara yang menarik?' tetapi lebih mendalam, 'bagaimana membangun narasi yang kredibel dan berkelanjutan?'. Karya-karya akademis Pak Dwi memberikan fondasi yang kuat untuk menjawab itu," ujarnya. Baca juga: Eropa Bersatu untuk Indonesia Soroti Kondisi RI Krisis Legitimasi Moral dan Politik
Santoso sendiri menutup dengan pandangan yang optimis sekaligus mendorong tindakan. "Saya percaya ada ruang untuk perubahan. Ketika kualitas wacana politik kita meningkat—ketika argumentasi dibangun di atas data, disampaikan dengan nalar yang tajam, namun tetap dalam bingkai saling menghormati—maka kualitas demokrasi dan kebijakan publik kita pun akan terdorong ke arah yang lebih baik. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kepemimpinan dan bangsa," terangnya.
Karya-karya Dwi Santoso, termasuk berbagai penelitiannya yang telah dipublikasikan di jurnal internasional, kini menjadi bahan diskusi akademis. Termasuk jadi referensi dalam ruang-ruang strategis tempat masa depan politik Indonesia dirancang.
(poe)
Lihat Juga :