Al-Suffah: Cikal Bakal Organisasi Pendidikan Islam Pertama

Kamis, 04 Desember 2025 - 12:04 WIB
loading...
Al-Suffah: Cikal Bakal...
Jauh sebelum berdirinya madrasah megah atau pesantren yang kini tersebar di pelosok Nusantara, ternyata ada sebuah tempat sederhana di pojok Masjid Nabawi. Namanya Al-Suffah. Foto/SINDOnews.
A A A
Dosen Universitas Darunnajah (UDN) Jakarta, Muhammad Irfanudin Kurniawan dan Afaf Saifullah Kamalie

Saya sempat membayangkan bagaimana pendidikan Islam pertama kali diorganisir? Jauh sebelum berdirinya madrasah-madrasah megah atau pesantren-pesantren yang kini tersebar di pelosok Nusantara, ternyata ada sebuah tempat sederhana di pojok Masjid Nabawi. Namanya Al-Suffah. Serambi beratap pelepah kurma yang menjadi saksi lahirnya organisasi pendidikan Islam paling awal dalam sejarah.

"Bukankah pesantren juga seharusnya menjadi organisme?"

Pertanyaan ini pernah kami tulisan di SindoNews edisi 1 Desember 2025. Ia menganalogikan pesantren dengan tubuh manusia yang tersusun rapi. Dimulai dari sel, jaringan, hingga organ yang bekerja seirama tanpa perlu diperintah.

Jika kita menarik garis ke masa lalu, analogi organisme ini sesungguhnya telah dipraktikkan Rasulullah sejak 14 abad silam. Tepatnya di Al-Suffah.

Ketika Nabi Muhammad tiba di Madinah, beliau tinggal di rumah Abu Ayyub Al-Anshari selama tujuh bulan. Yakni sampai selesainya pembangunan masjid dan rumah beliau. Para sahabat Muhajirin berbondong-bondong meninggalkan Mekah demi mempertahankan keimanan mereka. Namun satu masalah besar menghadang: ke mana mereka akan tinggal?

Rasulullah menerapkan sistem al-mu'akhah atau persaudaraan antara Muhajirin dan Anshar. Satu per satu sahabat dari Mekah dipersaudarakan dengan penduduk Madinah. Tujuan utamanya adalah membangun sistem kemasyarakatan yang mengatasi sistem kabilah. Bahwa ikatan Islam harus lebih kuat dari ikatan-ikatan lainnya.

Namun jumlah pendatang terus bertambah. Rumah-rumah di Madinah tidak lagi mampu menampung semuanya. Di sinilah Al-Suffah lahir sebagai solusi.

Masjid Nabawi yang dibangun Rasulullah berukuran 70 x 60 hasta, atau sekitar 31,5 x 27 meter. Semula masjid tidak beratap. Ketika para sahabat mengeluhkan teriknya matahari, dibuatlah naungan dari pelepah kurma di sisi depan arah kiblat. Naungan inilah yang disebut suffah.

Setelah kiblat dipindahkan dari Baitul Maqdis ke Ka'bah pada Rajab atau Sya'ban tahun kedua Hijriah, naungan yang semula di depan kini berada di belakang masjid, tepatnya di sisi utara. Di tempat inilah para sahabat fakir yang belum memiliki tempat tinggal bermukim. Mereka disebut Ahl al-Suffah, para penghuni serambi.

Apa yang membuat Al-Suffah istimewa bukan sekadar atapnya yang terbuat dari pelepah kurma. Yang membuatnya legendaris adalah sistem yang terbentuk secara natural di dalamnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4th ICOP Darunnajah...
4th ICOP Darunnajah Bersama Menteri ATR/BPN, Pesantren Siap Pimpin Optimalisasi Wakaf Nasional
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Tangis Celine Evangelista...
Tangis Celine Evangelista saat Antar Jemima Guri ke Pesantren
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Rekomendasi
Kontroversi Balogun...
Kontroversi Balogun Berlanjut, Politikus Inggris Desak FIFA Cabut Skorsing Quansah
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
6 Tim Lolos ke Perempat...
6 Tim Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Argentina Menyusul atau Tersingkir?
Berita Terkini
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
3 Polisi Gugur saat...
3 Polisi Gugur saat Operasi Berantas Narkoba di Katingan, DPR: Usut Tuntas
12 Akademisi Serahkan...
12 Akademisi Serahkan Dokumen Amicus Curiae ke MK, Sebut Bank Tanah Solusi Kebuntuan Agraria
Andalkan Jokowi, PSI...
Andalkan Jokowi, PSI Diprediksi Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah
Menko Pangan Minta Sektor...
Menko Pangan Minta Sektor Lain Tiru Kemenhut dalam Perdagangan Karbon
Anak Indonesia Habiskan...
Anak Indonesia Habiskan Rp4,5 Triliun untuk Membeli Rokok
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved