Gus Yahya Ungkap Pengurus PBNU Pusat hingga Daerah Terima Ancaman

Rabu, 03 Desember 2025 - 22:20 WIB
loading...
Gus Yahya Ungkap Pengurus...
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyebut pengurus PBNU banyak yang menerima ancaman. Foto/SindoNews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyebut pengurus PBNU banyak yang menerima ancaman. Ancaman ini bukan hanya menyasar pada sosok-sosok pengurus PBNU yang kerap tampil di media.

"Pertama mengenai ancaman-ancaman. Bukan cuma Pak Ulil (Ulil Abshar-Abdalla) yang mendapatkan ancaman-ancaman. Ini orang yang tampangnya pernah kelihatan di media ini, ya semuanya mendapatkan ancaman-ancaman," ujar Yahya Cholil di Kantor PBNU, Rabu (3/12/2025).

Ancaman berupa telepon yang tidak ada henti-hentinya hingga bentuk lain itu menyasar hingga pengurus di tingkat PWNU dan PCNU. Meski tidak menyebut apa alasan ancaman itu, namun Gus Yahya menyebut mereka yang menerima ancaman kerap dikaitkan dengan hal-hal tertentu.

Baca juga: PBNU Disebut Terima TPPU Rp100 Miliar Mardani Maming, Gus Yahya: Kalau Ada yang Mau Periksa, Silakan

"Dengan berbagai cara, mulai dari telepon yang enggak berhenti-henti, WA, sampai dengan ancaman-ancaman bermacam-macam bentuknya," tutur dia.


"Bahkan pengurus-pengurus di tingkatan terbawah, saya mendapat laporan misalnya dari PWNU, PCNU ini juga dihubungi dengan tekanan-tekanan tertentu," sambungnya.

Gus Yahya menyebut perbuatan itu jauh di luar sikap dari Nahdlatul Ulama. Ia pun menduga upaya ancaman ini hanya untuk mengakomodir kepentingan kelompok tertentu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Keresahan Warga NU Menguat,...
Keresahan Warga NU Menguat, Mubes DIY Desak PBNU Kembali ke Khittah
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Nahdliyin Muda Batang:...
Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Iduladha 1447 Hijriah,...
Iduladha 1447 Hijriah, PW ISNU Aceh Salurkan Hewan Kurban ke Tiga Kabupaten-Kota
Percayakan Pemotongan...
Percayakan Pemotongan Hewan Kurban ke Dharma Jaya, PWNU DKI Jakarta: Lebih Higienis
Rekomendasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
21.948 Jemaah Haji Reguler...
21.948 Jemaah Haji Reguler dan 7.702 Haji Khusus Sudah Tiba di Indonesia
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Terjadi di Nil hingga...
Terjadi di Nil hingga Eufrat, Ancaman Kiamat yang Sesungguhnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved