Gelombang Perubahan: Bangun Lautmu, Jayakan Bangsamu

Jum'at, 28 November 2025 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Selain itu pandangan para founding fathers bangsa, mereka memahami bahwa kekuatan maritim adalah inti dari jati diri Indonesia sebagai negara kepulauan. Presiden Soekarno, misalnya, menekankan pentingnya laut bagi pertumbuhan ekonomi dan persatuan bangsa. Dalam konteks ini, kita wajib mengelola laut dengan baik untuk mewujudkan visi Indonesia yang berdaulat dan sejahtera. Kesejahteraan maritim menjadi landasan bagi kemajuan seluruh bangsa.

Dalam konteks kelautan Indonesia, visi yang seharusnya menjadi kekuatan strategis seringkali terjerembab menjadi jargon tanpa substansi. Pembangunan maritim seolah hanya dimanfaatkan oleh segelintir pemimpin untuk meraup suara rakyat demi kepentingan politik jangka pendek. Padahal, sebagai negara yang berlandaskan UUD 1945 dan Pancasila, khususnya sila keempat, kita seharusnya mengedepankan kerakyatan yang diwarnai hikmah kebijaksanaan dan musyawarah untuk mencapai keputusan yang benar-benar mendengarkan aspirasi rakyat.

Tanpa blue print pembangunan jangka Panjang yang jelas dan berkelanjutan, cita-cita menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan bagi seluruh masyarakat akan terabaikan, menciptakan ketidakadilan dan kekecewaan dalam proses demokrasi kita.

Menarik pelajaran dari era Kolonialisme.

Dalam catatan sejarah bangsa ini, kejayaan sebagai bangsa maritim Indonesia bercahaya terang, mengingatkan kita pada masa Sriwijaya abad ke 7 dan Majapahit abad ke 14, ketika laut bukan sekadar batas, tetapi jembatan yang menghubungkan peradaban. Pelaut Nusantara yang berani, yang membelah ombak, pernah menjadikan laut sebagai sumber kesejahteraan dan identitas. Namun, kedatangan kolonialisme Belanda dan Portugis mengubah narasi itu, membawa penjajahan yang mengikis kekuatan maritim kita.

Seiring waktu, saat ini kita seakan "dijajah" dan “ditelan” kembali, bukan oleh bangsa asing, tetapi baik oleh ketidakpastian jati diri sendiri maupun begundal begundal rakyat yang memiliki otak penjajah dan menindas bangsanya sendiri.. Dalam pandangan filsafat terkenal, seperti yang dinyatakan oleh A.T. Mahan, "Kekuatan maritim adalah kekuatan nasional." Mahan berargumen bahwa negara yang menguasai laut akan menguasai dunia. Namun, mengapa kita, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan kaya ini, belum mampu mengimplementasikan konsep tersebut dalam pembangunan?

Di tengah kompleksitas identitas bangsa, melihat negara-negara maju dalam pembangunan maritimnya telah memberi inspirasi bagi kita, mereka menerapkan kebijakan yang memungkinkan mereka untuk memanfaatkan sumber daya laut dengan bijaksana dan berkelanjutan. Kekuatan mereka terletak pada kesatuan visi, yang menjadikan marinisme sebagai bagian dari karakter mereka.

Kita, sebagai bangsa maritim, memiliki tanggung jawab untuk menghidupkan kembali cita-cita maritim itu. Dalam setiap jeritan ombak dan desiran angin laut, tersimpan harapan untuk membangun kembali karakter kita. Sumber daya laut bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga tentang membangun jati diri dan kebanggaan sebagai bangsa. Jika kita mengabaikan ini, maka akan hilanglah kekuatan peradaban maritim yang pernah kita miliki. Kini adalah saatnya untuk bangkit, membangunkan laut kita untuk menjayakan bangsa kita.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamen Pariwisata: MAX...
Wamen Pariwisata: MAX 2026 Tonggak Pengembangan Wisata Bahari Indonesia
Angkatan Laut dan Kebijakan...
Angkatan Laut dan Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Bakamla Tegaskan Peran...
Bakamla Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut pada HUT ke-20
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Bakamla RI dan Indian...
Bakamla RI dan Indian Coast Guard Gelar Passing Exercise di Laut Jawa
Selain Dorong Ekonomi...
Selain Dorong Ekonomi Biru, KKP Berkomitmen Jaga Laut demi Generasi Mendatang
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
Rekomendasi
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Cinta Laura Dukung Kegiatan...
Cinta Laura Dukung Kegiatan CFD Jadi Ajang Gen Z dan Gen Alpha Bersosialisasi
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Berita Terkini
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Infografis
Arab Saudi Bangun Gedung...
Arab Saudi Bangun Gedung Pencakar Langit Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved