Kronologi 250 Ton Beras Impor Ilegal dari Thailand Masuk lewat Sabang Dibongkar Mentan
Minggu, 23 November 2025 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
"Kami tanya Dirjen, kami tanya Deputi, Bapanas, apakah Anda menyetujui? Ternyata dalam risalahnya menolak, tapi tetap dilakukan," katanya.
"Yang kedua, rapatnya tanggal 14 di Jakarta, tetapi izinnya dari Thailand sudah keluar. Berarti ini sudah direncanakan," tambahnya.
Dia mengungkap dugaan impor ini berasal dari Thailand dan Vietnam. Sebab, harga beras dari dua negara tersebut cukup murah dibandingkan Indonesia. "Iya, memang murah karena Indonesia tidak mengimpor beras," ucap Amran.
Dia mengatakan, beras ilegal tersebut ditemukan di gudang milik PT Multazam Sabang Group (MSG). "Swasta. Di swasta, PT MSG, Multazam Sabang Group,” ujarnya.
Amran mengungkap alasan yang diduga digunakan pelaku sebagai dasar tindakan mereka. "Jadi, ada alasannya. Itu daerah zona bebas perdagangan, free trade zone. Tetapi itu harus dibaca dengan utuh, harus sesuai dengan kebijakan pusat," ucapnya.
Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja sama dan bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah ini.
"Yang kedua, rapatnya tanggal 14 di Jakarta, tetapi izinnya dari Thailand sudah keluar. Berarti ini sudah direncanakan," tambahnya.
Dia mengungkap dugaan impor ini berasal dari Thailand dan Vietnam. Sebab, harga beras dari dua negara tersebut cukup murah dibandingkan Indonesia. "Iya, memang murah karena Indonesia tidak mengimpor beras," ucap Amran.
Dia mengatakan, beras ilegal tersebut ditemukan di gudang milik PT Multazam Sabang Group (MSG). "Swasta. Di swasta, PT MSG, Multazam Sabang Group,” ujarnya.
Amran mengungkap alasan yang diduga digunakan pelaku sebagai dasar tindakan mereka. "Jadi, ada alasannya. Itu daerah zona bebas perdagangan, free trade zone. Tetapi itu harus dibaca dengan utuh, harus sesuai dengan kebijakan pusat," ucapnya.
Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja sama dan bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah ini.
(jon)
Lihat Juga :