Kronologi 250 Ton Beras Impor Ilegal dari Thailand Masuk lewat Sabang Dibongkar Mentan

Minggu, 23 November 2025 - 19:27 WIB
loading...
Kronologi 250 Ton Beras...
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkap masuknya 250 ton beras impor ilegal dari Thailand ke wilayah Indonesia melalui Sabang, Aceh saat konferensi pers di Kalibata 10, Jakarta Selatan, Minggu (23/11/2025). Foto: Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengungkap masuknya 250 ton beras impor ilegal dari Thailand ke wilayah Indonesia melalui Sabang, Aceh. Impor beras ilegal ini juga tidak sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto untuk membangkitkan sektor pertanian dalam rangka swasembada pangan.

Awalnya Amran mendapat kabar adanya 250 ton beras impor masuk ilegal dari Sabang, Aceh, Minggu (23/11/2025). Dia langsung menindaklanjuti dengan mengintegrasikan agar dilakukan penyegelan.

Baca juga: Breaking News! Mentan Bongkar Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang

"Kami terima laporan tadi sekitar jam 2 bahwasanya ada beras masuk di Sabang. Itu 250 ton tanpa izin dari pusat, tanpa persetujuan pusat," kata Amran dalam konferensi pers di Kalibata 10, Jakarta Selatan, Minggu (23/11/2025).

Pihaknya langsung berkoordinasi dan memastikan beras tersebut disegel serta tidak beredar ke masyarakat. Setelah melakukan pengusutan, Amran menemukan adanya kejagalan terkait izin dari impor beras ilegal.

"Kami tanya Dirjen, kami tanya Deputi, Bapanas, apakah Anda menyetujui? Ternyata dalam risalahnya menolak, tapi tetap dilakukan," katanya.

"Yang kedua, rapatnya tanggal 14 di Jakarta, tetapi izinnya dari Thailand sudah keluar. Berarti ini sudah direncanakan," tambahnya.

Dia mengungkap dugaan impor ini berasal dari Thailand dan Vietnam. Sebab, harga beras dari dua negara tersebut cukup murah dibandingkan Indonesia. "Iya, memang murah karena Indonesia tidak mengimpor beras," ucap Amran.

Dia mengatakan, beras ilegal tersebut ditemukan di gudang milik PT Multazam Sabang Group (MSG). "Swasta. Di swasta, PT MSG, Multazam Sabang Group,” ujarnya.

Amran mengungkap alasan yang diduga digunakan pelaku sebagai dasar tindakan mereka. "Jadi, ada alasannya. Itu daerah zona bebas perdagangan, free trade zone. Tetapi itu harus dibaca dengan utuh, harus sesuai dengan kebijakan pusat," ucapnya.

Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja sama dan bergerak cepat dalam menyelesaikan masalah ini.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Terima Dubes Thailand,...
Terima Dubes Thailand, Utut: DPR Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Prabowo Dorong Penyelesaian...
Prabowo Dorong Penyelesaian Damai Thailand-Kamboja di KTT ASEAN
Mentan Amran Antar Jenazah...
Mentan Amran Antar Jenazah Anggota IV BPK RI Haerul Saleh dari RSUD Pasar Minggu
Sejarah Baru! Cadangan...
Sejarah Baru! Cadangan Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Rekomendasi
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Berita Terkini
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Prabowo: Polri Harus...
Prabowo: Polri Harus Hadir Melindungi, Melayani, dan Mengabdi kepada Rakyat
Infografis
Bukan dari Jepang, Ini...
Bukan dari Jepang, Ini Motor Pertama yang Masuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved