Breaking News! Mentan Bongkar Impor Beras Ilegal 250 Ton di Sabang
Minggu, 23 November 2025 - 17:56 WIB
loading...
A
A
A
Menindaklanjuti laporan itu, Mentan langsung berkoordinasi dengan aparat terkait. “Tadi langsung kami telepon Kapolda, kemudian Kabareskrim, kemudian Pak Pangdam, langsung disegel. Ini berasnya. Enggak boleh keluar,” bebernya.
Ia menegaskan saat ini stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi sehingga impor tidak diperlukan. “Saat ini kita, beras kita, stok kita tertinggi. Tapi ada beras masuk tanpa seizin pusat. Ini dengan berbagai dalihnya, berbagai teori-teori pembenaran,” tegasnya.
Baca juga: Produksi Tembus 34,77 Juta Ton, Mentan Amran: Tahun Ini Tidak Ada Impor Beras
Amran menekankan bahwa seluruh pihak wajib patuh terhadap instruksi Presiden Prabowo Subianto. “Yang jelas, kalau sudah Panglima Tertinggi, Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa tidak boleh impor karena stok kita banyak, ya seluruh warga negara Indonesia, apalagi aparat atau pegawai seluruh Indonesia, harus patuh pada perintah Panglima Tertinggi, perintah Bapak Presiden,” tandasnya.
Ia menegaskan kasus ini akan diusut tuntas. “Hari ini kami sampaikan bahwa itu kita segel, dan kami minta ditelusuri siapa pelakunya,” ujarnya.
Ia menegaskan saat ini stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi sehingga impor tidak diperlukan. “Saat ini kita, beras kita, stok kita tertinggi. Tapi ada beras masuk tanpa seizin pusat. Ini dengan berbagai dalihnya, berbagai teori-teori pembenaran,” tegasnya.
Baca juga: Produksi Tembus 34,77 Juta Ton, Mentan Amran: Tahun Ini Tidak Ada Impor Beras
Amran menekankan bahwa seluruh pihak wajib patuh terhadap instruksi Presiden Prabowo Subianto. “Yang jelas, kalau sudah Panglima Tertinggi, Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa tidak boleh impor karena stok kita banyak, ya seluruh warga negara Indonesia, apalagi aparat atau pegawai seluruh Indonesia, harus patuh pada perintah Panglima Tertinggi, perintah Bapak Presiden,” tandasnya.
Ia menegaskan kasus ini akan diusut tuntas. “Hari ini kami sampaikan bahwa itu kita segel, dan kami minta ditelusuri siapa pelakunya,” ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :