Kemenekraf Akselerasi Sineas dan Animator Muda Masuk Pasar Dunia
Minggu, 23 November 2025 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
Program AKTIF dirancang untuk mendorong hilirisasi karya perfilman agar tidak berhenti pada proses kreatif semata, tetapi berkembang menjadi produk bernilai ekonomi yang mampu bersaing secara global. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan ekosistem perfilman nasional yang berorientasi pada keberlanjutan.
“AKTIF bukan sekadar ruang kolaborasi, tetapi akselerator bagi sineas muda yang siap menembus batas dan bersaing di industri global,” ujar Deputi Ayu.
Isu penguatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Deputi Ayu menilai bahwa meskipun kualitas kreator Indonesia sudah terbukti kuat, tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana menemukan, memetakan, dan menghubungkan talenta unggul dengan kebutuhan industri.
Karena itu, Kementerian Ekraf/Badan Ekraf terus mengembangkan rangkaian bootcamp berkelanjutan dan program akselerasi yang dibangun melalui komunikasi intensif dengan para pelaku di daerah untuk mengidentifikasi tantangan lokal dan merumuskan solusinya bersama.
“Ini menjadi pekerjaan rumah yang perlu kita dorong lebih serius, karena aspek promosi dan pemasaran adalah pondasi penting dalam penguatan sektor ini,” tuturnya.
Tahun ini, kurator profesional Sastha Sunu, Adrian Jonathan Pasaribu, dan Ayu Diah Cempaka menyeleksi 61 pendaftar kategori film, dari mana 35 karya dipilih untuk mengikuti bootcamp. Peserta berasal dari komunitas kreatif hingga rumah produksi, dengan fokus kesiapan karya untuk memasuki pasar.
“AKTIF bukan sekadar ruang kolaborasi, tetapi akselerator bagi sineas muda yang siap menembus batas dan bersaing di industri global,” ujar Deputi Ayu.
Isu penguatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Deputi Ayu menilai bahwa meskipun kualitas kreator Indonesia sudah terbukti kuat, tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana menemukan, memetakan, dan menghubungkan talenta unggul dengan kebutuhan industri.
Karena itu, Kementerian Ekraf/Badan Ekraf terus mengembangkan rangkaian bootcamp berkelanjutan dan program akselerasi yang dibangun melalui komunikasi intensif dengan para pelaku di daerah untuk mengidentifikasi tantangan lokal dan merumuskan solusinya bersama.
“Ini menjadi pekerjaan rumah yang perlu kita dorong lebih serius, karena aspek promosi dan pemasaran adalah pondasi penting dalam penguatan sektor ini,” tuturnya.
Tahun ini, kurator profesional Sastha Sunu, Adrian Jonathan Pasaribu, dan Ayu Diah Cempaka menyeleksi 61 pendaftar kategori film, dari mana 35 karya dipilih untuk mengikuti bootcamp. Peserta berasal dari komunitas kreatif hingga rumah produksi, dengan fokus kesiapan karya untuk memasuki pasar.
Lihat Juga :